Besok Peresmian Nama Baru Flyover Pasupati, Arus Lalu-Lintas Dialihkan
Rabu, 23 Februari 2022 - 15:49 WIB
loading...
A
A
A
"Mungkin ada persemian beberapa saat, kemudian dinormalkan lagi untuk arus," katanya.
Sebelumnya, Flyover Pasupati yang selama ini dikenal sebagai ikon Kota Bandung bakal berganti nama menjadi Jalan Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja.
Penggantian nama jalan penghubung utama pintu keluar Tol Pasteur menuju Pusat Pemerintahan Provinsi Jawa Barat di kawasan Gedung Sate itu sebagai bentuk perhormatan warga Jabar terhadap sumbangsih pemikiran dan perjuangan Mochtar Kusumaatmadja untuk Indonesia di kancah internasional.
Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Jabar , Dewi Sartika mengatakan, usulan penyematan nama mantan Menteri Luar Negeri pada Kabinet Pembangunan III dan Menteri Kehakiman di Kabinet Pembangunan II itu berasal dari civitas Universitas Padjadjaran (Unpad).
"Pengusulan nama Jalan Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja ini berasal dari civitas Universitas Padjadjaran dan telah mendapat dukungan penuh dari Pak Gubernur yang secara lisan telah menyampaikan aspirasi warga Jabar ini pada pemerintah pusat, agar dapat dilegalkan," tutur Dewi, Jumat (18/2/2022).
Sebelumnya, Flyover Pasupati yang selama ini dikenal sebagai ikon Kota Bandung bakal berganti nama menjadi Jalan Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja.
Penggantian nama jalan penghubung utama pintu keluar Tol Pasteur menuju Pusat Pemerintahan Provinsi Jawa Barat di kawasan Gedung Sate itu sebagai bentuk perhormatan warga Jabar terhadap sumbangsih pemikiran dan perjuangan Mochtar Kusumaatmadja untuk Indonesia di kancah internasional.
Ketua Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Jabar , Dewi Sartika mengatakan, usulan penyematan nama mantan Menteri Luar Negeri pada Kabinet Pembangunan III dan Menteri Kehakiman di Kabinet Pembangunan II itu berasal dari civitas Universitas Padjadjaran (Unpad).
"Pengusulan nama Jalan Prof Dr Mochtar Kusumaatmadja ini berasal dari civitas Universitas Padjadjaran dan telah mendapat dukungan penuh dari Pak Gubernur yang secara lisan telah menyampaikan aspirasi warga Jabar ini pada pemerintah pusat, agar dapat dilegalkan," tutur Dewi, Jumat (18/2/2022).
(shf)
Lihat Juga :