Abaikan Latar Belakang Parpol, Puluhan Warga Sragen Semangat Ikuti Sekolah Politik
Rabu, 23 Februari 2022 - 11:19 WIB
loading...
Puluhan warga mengikuti Sekolah Politik Sragen (SPS) angkatan ke-3 yang di rumah dinas Ketua DPRD setempat, Rabu (23/2/2022)
A
A
A
SRAGEN - Antusiasme puluhan warga Sragen ikuti sekolah politik terbilang tinggi. Terbukti jumlah peserta Sekolah Politik Sragen (SPS) angkatan ke-3 yang resmi dibuka di rumah dinas Ketua DPRD setempat, Rabu (23/2/2022) meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Sekitar 50 orang sudah terdaftar mengikuti SPS angkatan ke-3 yang diprakarsai Komunitas Peduli Politik Sukowati (Komppi) Sragen. Padahal angkatan pertama dan kedua yang digelar beberapa tahun lalu hanya diikuti maksimal 40 dan 45 orang.
Baca juga: Polisi Gerebek Rumah Tempat Penimbunan 9.600 Liter Minyak Goreng di Serang Banten
Ketua Komppi sekaligus Ketua Panitia SPS, Sugino mengatakan antusias peserta di SPS angkatan ketiga ini memang mengalami peningkatan. “Ini berkat kerjasama tim yang solid dengan teman-teman semua dari berbagai unsur. Mereka ini dari berbagai unsur yang terlibat,” ujarnya di sela acara pembukaan.
Ditambahkan Sugino, sekolah politik ini digelar dengan mengabaikan latar belakang partai politik. Namun yang terpenting adalah bagaimana membekali peserta untuk ikut berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa dan bernegara melalui pemahaman politik.
Sekitar 50 orang sudah terdaftar mengikuti SPS angkatan ke-3 yang diprakarsai Komunitas Peduli Politik Sukowati (Komppi) Sragen. Padahal angkatan pertama dan kedua yang digelar beberapa tahun lalu hanya diikuti maksimal 40 dan 45 orang.
Baca juga: Polisi Gerebek Rumah Tempat Penimbunan 9.600 Liter Minyak Goreng di Serang Banten
Ketua Komppi sekaligus Ketua Panitia SPS, Sugino mengatakan antusias peserta di SPS angkatan ketiga ini memang mengalami peningkatan. “Ini berkat kerjasama tim yang solid dengan teman-teman semua dari berbagai unsur. Mereka ini dari berbagai unsur yang terlibat,” ujarnya di sela acara pembukaan.
Ditambahkan Sugino, sekolah politik ini digelar dengan mengabaikan latar belakang partai politik. Namun yang terpenting adalah bagaimana membekali peserta untuk ikut berkontribusi mencerdaskan kehidupan bangsa dan bernegara melalui pemahaman politik.
Lihat Juga :