Pengusaha Protes Penerapan Aturan Angkutan ODOL di Sulsel
Selasa, 22 Februari 2022 - 20:34 WIB
loading...
A
A
A
Tirta menilai, penerapan aturan tersebut perlu waktu lebih lama. Implementasinya tidak bisa dilakukan dalam sekejap mata. Terlebih, biaya yang diperlukan untuk beralih ke trailer tidak murah, investasinya bisa mencapai Rp1 miliar lebih per angkutan.
"Di tengah kondisi ekonomi yang belum pulih akibat pandemi, itu tidak bisa langsung dilakukan. Karena biaya tidak murah," jelasnya.
Baca Juga: Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk Pengangkut Semen, Korban Terseret 13 Meter
Ketua ALFI Sulselbar, Syaifuddin Syahrudi, menambahkan aturan tersebut akan berdampak signifikan pada perekonomian. Karena logistik merupakan salah satu sektor krusial.
Jika pengusaha angkutan dipaksa beralih dari tronton ke truk trailer, maka kapasitas muatan akan ditekan secara paksa sehingga berdampak pada naiknya harga logistik.
"Pemerintah harus melihat persoalan ini lebih jeli lagi karena berdampak pada ekonomi. Arus logistik bisa terhenti, biaya barang akan mahal," pungkas Ipo, sapaan akrabnya.
"Di tengah kondisi ekonomi yang belum pulih akibat pandemi, itu tidak bisa langsung dilakukan. Karena biaya tidak murah," jelasnya.
Baca Juga: Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk Pengangkut Semen, Korban Terseret 13 Meter
Ketua ALFI Sulselbar, Syaifuddin Syahrudi, menambahkan aturan tersebut akan berdampak signifikan pada perekonomian. Karena logistik merupakan salah satu sektor krusial.
Jika pengusaha angkutan dipaksa beralih dari tronton ke truk trailer, maka kapasitas muatan akan ditekan secara paksa sehingga berdampak pada naiknya harga logistik.
"Pemerintah harus melihat persoalan ini lebih jeli lagi karena berdampak pada ekonomi. Arus logistik bisa terhenti, biaya barang akan mahal," pungkas Ipo, sapaan akrabnya.
(tri)
Lihat Juga :