Legislator Sulsel Dikritik karena Gunakan Fasilitas Negara untuk Kampanye Pilpres

Sabtu, 19 Februari 2022 - 06:51 WIB
loading...
Legislator Sulsel Dikritik...
Anggota DPRD Provinsi Sulsel Fraksi Golkar, Suwardi Haseng, mensosialiasikan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai Presiden dan Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe sebagai Gubernur Sulsel. Foto: Humas Golkar Sulsel
A A A
MAKASSAR - Anggota DPRD Provinsi Sulsel Fraksi Golkar, Suwardi Haseng, mensosialiasikan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai Presiden dan Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe sebagai Gubernur Sulsel. Menariknya, hal itu ia lakukan saat reses dengan masyarakat Kabupaten Soppeng pada Kamis (16/2/2022) lalu.

Sosialisasi Airlangga sebagai Presiden dan Taufan Pawe sebagai Gubernur dilakukan di lima titik di Kabupaten Soppeng. Dan terakhir di Kelurahan Labessi, Kecamatan Marioriwawo.

"Harga mati bagi kami sebagai kader memenangkan Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto sebagai Presiden dan Ketua Golkar Sulsel Taufan Pawe sebagai Gubernur," katanya di depan masyarakat.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Sulsel Dorong Percepatan Proyek Jalan di Sidrap

Sosialisasi ini turut berbagi 1.500 paket sembako kepada 442 kepala keluarga (KK). Dalam penyerahan bantuan tersebut, Suwardi meminta dukungan masyarakat dalam memenangkan Airlangga sebagai Presiden dan Taufan Pawe sebagai Gubernur Sulsel.

"Ada 5 titik reses dan setelah reses dilanjutkan sedekah beras yang ke semuanya sekira 1.500 kantong," ungkapnya.

Pengamat Politik dari Unhas, Andi Ali Armunanto, mengkritik legislator yang menggunakan fasilitas negara untuk melakukan kampanye. Seperti yang dilakukan oleh Suwardi Haseng.

"Berkampanye dengan memanfaatkan fasilitas negara. Aturan kampanye kan jelas. Tidak boleh memanfaatkan jabatan dan fasilitas negara untuk kampanye," ucap Anto-sapaannya.

Anto menuturkan, makanya perlu diimbau kepada setiap anggota dewan untuk menaati aturan itu dan memberi contoh yang baik. Jangan membuat blunder.

Menurut Anto, sejatinya tak ada larangan bagi legislator untuk mengkampanyekan figur. Hanya saja harus sadar tempat.

"Dimana dia bisa mengkampanyekan ketua umumnya pada saat acara yang didanai secara pribadi atau partai. Nah, di situ dia baru boleh melakukan itu," sebutnya.

Anto menyarankan kepada legislator atau siapa pun yang punya jabatan publik, untuk berhati-hati. Wajib sadar diri dengan posisinya.

"Mereka dituntut kesadarannya anggota dewan untuk tidak memanfaatkan posisinya, jabatannya dengan posisinya sebagai kader. Dia kan wakil rakyat, bukan wakil partai. Kalau dia di kegiatan partai, dia boleh berkampamye. Tapi dia wakil rakyat, tidak boleh (kampanye) dong," jelasnya.

Baca Juga: Pergantian Ketua RT/RW Dikeluhkan Warga, Ini Kata RPG Anggota DPRD Sulsel

Pengamat Politik dari UIN Alauddin Makassar, Firdaus Muhammas juga menyoroti langkah Suwardi. Kata dia, sebagai anggota dewan, harusnya punya etika membedakan mana acara parpol, dan mana kegiatan DPRD .

"Etikanya reses, murni kegiatan anggota legislatif difokuskan pada agenda utama reses yang diprogramkan tanpa adanya kegiatan lain. Apalagi dengan agenda politik 2024 terkait pilkada ataupun pilpres," ucapnya.

Firdaus melanjutkan, kegiatan reses anggota dewan tentu difasilitasi negara. Sehingga tak boleh diselipkan untuk melakukan politik praktis.

"Sebab reses memakai dana APBD. Jelas bukan peruntukan politik praktis, semisal agenda politik pilkada atau pilpres," tutupnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
11 Orang Ditetapkan...
11 Orang Ditetapkan Tersangka Pembakaran dan Penjarahan Gedung DPRD Makassar dan Sulsel
50 Anggota DPRD Makassar...
50 Anggota DPRD Makassar Resmi Dilantik, 26 Wajah Baru
Tolak RUU Pilkada, Ribuan...
Tolak RUU Pilkada, Ribuan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Sulsel
Golkar Jabar Dukung...
Golkar Jabar Dukung Bahlil Lahadalia Gantikan Airlangga Hartarto
Airlangga Mundur dari...
Airlangga Mundur dari Ketum Golkar, Ridwan Kamil: Hal yang Lazim
Ugal-ugalan di Jalan...
Ugal-ugalan di Jalan Pakai Strobo, Mobil Mewah Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan Ditahan Polisi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Rekomendasi
Apresiasi Catatan Seskab...
Apresiasi Catatan Seskab Letkol Teddy, TII Minta Perluasan Kuota Magang Tetap Transparan
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
S2 Psikologi Unika Atma...
S2 Psikologi Unika Atma Jaya Raih Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT
Berita Terkini
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Program ParenTRING,...
Program ParenTRING, Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved