Mantan Guru Hadiahi KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Lukisan Toleransi
Jum'at, 18 Februari 2022 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Umar juga mengatakan bahwa lukisan tersebut diciptakan atas inisiatifnya sendiri. Sebab, dia sangat bangga karena dari sekian banyak muridnya, Jenderal Dudung paling sukses meniti karir militernya.
"Jadi lukisan ini tidak dipesan, tapi hanya ide inisiatif saya melukis murid saya. Sampai saya bangga, berhasil waktu saya melukis. Waktu diketemukan saya bangga karena murid saya banyak, yang paling melesat Pak Jenderal Dudung," tuturnya.
Proses pembuatan lukisan unik tersebut memang sudah rampung sejak setahun lalu. Bahkan, saat itu, Jenderal Dudung yang sengaja menemui Umar akan membawa langsung lukisan yang belum sempat dibingkai itu. Namun, Umar melarangnya untuk dibawa terlebih dahulu.
"Waktu itu mau langsung dibawa, digulung. Saya bilang jangan dulu, mau saya kasih bingkai dulu," katanya.
Lukisan "Toleransi" berbingkai emas itu pun akhirnya selesai. Umar bersama keluarga dan salah seorang pengacara pribadinya, Heri Wijaya mengantarkan langsung lukisan unik itu ke kediaman Jenderal Dudung.
"Ini salah satu bentuk respect dari seorang guru kepada muridnya," ujar pengacara yang kerap menangani perkara selebritis itu.
"Jadi lukisan ini tidak dipesan, tapi hanya ide inisiatif saya melukis murid saya. Sampai saya bangga, berhasil waktu saya melukis. Waktu diketemukan saya bangga karena murid saya banyak, yang paling melesat Pak Jenderal Dudung," tuturnya.
Proses pembuatan lukisan unik tersebut memang sudah rampung sejak setahun lalu. Bahkan, saat itu, Jenderal Dudung yang sengaja menemui Umar akan membawa langsung lukisan yang belum sempat dibingkai itu. Namun, Umar melarangnya untuk dibawa terlebih dahulu.
"Waktu itu mau langsung dibawa, digulung. Saya bilang jangan dulu, mau saya kasih bingkai dulu," katanya.
Lukisan "Toleransi" berbingkai emas itu pun akhirnya selesai. Umar bersama keluarga dan salah seorang pengacara pribadinya, Heri Wijaya mengantarkan langsung lukisan unik itu ke kediaman Jenderal Dudung.
"Ini salah satu bentuk respect dari seorang guru kepada muridnya," ujar pengacara yang kerap menangani perkara selebritis itu.
(shf)
Lihat Juga :