Gandeng STP Unhas, Pemkab Luwu Sosialisasi Desa Inovatif
Kamis, 17 Februari 2022 - 20:36 WIB
loading...
A
A
A
"Kehadiran Tim Ahli dari STP hari ini kita harapkan dapat memberikan informasi lengkap dalam melaksanakan program desa Inovatif terutama rancangan program terkait penguatan kelembagaan pemdes, pemetaan potensi desa berbasis teknologi, pengembangan jaringan internet, sistem informasi dan teknologi desa, pengembangan usaha dan pemanfaatan platform marketplace," ujar Sulaiman.
Sementara itu, anggota DPRD Luwu yang juga menjabat Ketua Apdesi Luwu, Andi Muhammad Arfan Basmin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktur STP, atas kehadirannya di Kabupaten Luwu berbagi ilmu dalam upaya pengembangan Desa Inovatif.
"Saya mendukung Program Desa Inovatif ini karena sangat membantu masyarakat untuk meningkatkan ekonomi keluarga," kata Andi Muhammad Arfan.
Baca juga:Pemkab Luwu Utara dan Unismuh Makassar Jalin Kerja Sama
Dijelaskan, sebelum menjabat sebagai anggota DPRD, dirinya pernah menjabat sebagai Kepala Desa Senga Selatan selama 2 tahun. Selama kurun waktu tersebut, Desa Senga Selatan berubah menjadi desa informatif yang telah mendapat penghargaan dari Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan.
"Di Desa Senga Selatan kami telah melakukan pemetaan geoparsial, memiliki command center dan ruang data yang memuat seluruh potensi desa. Bahkan masyarakat desa Senga Selatan dapat berbisnis melalui aplikasi marketplace yang dikoneksikan dengan website desa," tutupnya.
Sementara itu, anggota DPRD Luwu yang juga menjabat Ketua Apdesi Luwu, Andi Muhammad Arfan Basmin menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktur STP, atas kehadirannya di Kabupaten Luwu berbagi ilmu dalam upaya pengembangan Desa Inovatif.
"Saya mendukung Program Desa Inovatif ini karena sangat membantu masyarakat untuk meningkatkan ekonomi keluarga," kata Andi Muhammad Arfan.
Baca juga:Pemkab Luwu Utara dan Unismuh Makassar Jalin Kerja Sama
Dijelaskan, sebelum menjabat sebagai anggota DPRD, dirinya pernah menjabat sebagai Kepala Desa Senga Selatan selama 2 tahun. Selama kurun waktu tersebut, Desa Senga Selatan berubah menjadi desa informatif yang telah mendapat penghargaan dari Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan.
"Di Desa Senga Selatan kami telah melakukan pemetaan geoparsial, memiliki command center dan ruang data yang memuat seluruh potensi desa. Bahkan masyarakat desa Senga Selatan dapat berbisnis melalui aplikasi marketplace yang dikoneksikan dengan website desa," tutupnya.
(luq)
Lihat Juga :