Video Mesum Pasangan Gay Berseragam SMK Gemparkan Banjarnegara, Ini Alasan Pembuatnya
Kamis, 17 Februari 2022 - 08:36 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Suaminya Tewas di Tahanan Polsek Lubuklinggau Utara, Iin Minta Bantuan Presiden Jokowi
"Kita kenal dengan nama LGBT, dilakukan oleh gay. Di konten tersebut, salah satu pelaku mengenakan seragam OSIS salah satu SMK di Kabupaten Banjarnegara," kata dia saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (17/2/2022).
Setelah temuan konten tesebut, polisi menemui guru-guru SMK sesuai seragam yang digunakan salah satu pelaku. Ternyata setelah melakukan penyelidikan, siswa tersebut bukan siswa di SMK sesuai seragam yang digunakan.
Polisi kemudian melakukan pengembangan dan didapati salah satu pelaku merupakan siswa salah satu SMA di Kabupaten Banjarnegara. "Dari situlah kami melakukan penyidikan. Kita melaksanakan pemeriksaan saksi-saksi termasuk barang bukti dan tanggal 8 Februari 2022, dilaksanakan gelar perkara dan kita tetapkan tersangka, baik tersangka berinisial J maupun V," tegasnya.
Sejak 9 Februari 2022, dilakukan penahanan terhadap tersangka J, dan tersangka berinisial V tidak dilakukan penahanan karena masih anak-anak. "Kebetulan juga masih sekolah kelas 1 SMA," jelasnya.
"Kita kenal dengan nama LGBT, dilakukan oleh gay. Di konten tersebut, salah satu pelaku mengenakan seragam OSIS salah satu SMK di Kabupaten Banjarnegara," kata dia saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (17/2/2022).
Setelah temuan konten tesebut, polisi menemui guru-guru SMK sesuai seragam yang digunakan salah satu pelaku. Ternyata setelah melakukan penyelidikan, siswa tersebut bukan siswa di SMK sesuai seragam yang digunakan.
Polisi kemudian melakukan pengembangan dan didapati salah satu pelaku merupakan siswa salah satu SMA di Kabupaten Banjarnegara. "Dari situlah kami melakukan penyidikan. Kita melaksanakan pemeriksaan saksi-saksi termasuk barang bukti dan tanggal 8 Februari 2022, dilaksanakan gelar perkara dan kita tetapkan tersangka, baik tersangka berinisial J maupun V," tegasnya.
Sejak 9 Februari 2022, dilakukan penahanan terhadap tersangka J, dan tersangka berinisial V tidak dilakukan penahanan karena masih anak-anak. "Kebetulan juga masih sekolah kelas 1 SMA," jelasnya.
Lihat Juga :