Kehebatan Sultan Baabullah Mengusir Portugis dari Maluku Tanpa Pertumpahan Darah
Kamis, 17 Februari 2022 - 05:03 WIB
loading...
A
A
A
Disebutkan bahwa pasukan Sultan Baabullah mengepung Benteng Sao Paulo selama lima tahun lamanya. Penghuni benteng benar-benar terisolasi dari dunia luar.
Portugis berupaya meluluhkan hati sultan. Misalnya dengan memecat Lopez de Mesquita dan menggantinya dengan Alvaro de Ataide. Mesquita dituduh telah berbuat salah dan kejam. Dia kemudian ditangkap oleh kawan-kawan sebangsanya, dirantai, dan dikirimkan ke Malaka.
Namun, langkah itu tidak membuat hati sultan luluh. Pada 26 Desember 1575, orang Portugis dalam benteng tak berdaya dan akhirnya menyerah lalu pergi dari Maluku untuk selamanya.
Kehebatan Sultan Baabulah mengusir Portugis tanpa pertumpahan darah membuatnya dikenang sebagai sosok yang sangat menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam melawan penjajah. Meski dendam atas kematian ayahnya oleh Portugis, sultan tidak gegabah menyerang jika serangan itu menimbulkan korban nyawa tidak bersalah.
Kesuksesannya mengusir Portugis menjadi berkah bagi kerajaan dan kesultanan se-nusantara dan para pedagang khususnya. Para pedagang Jawa, Arab, Melayu, Makassar, dan Cina yang kala tersingkir dan selalu dikejar-kejar Portugis ataupun Spanyol, kemudian memperoleh kebebasan untuk bersaing dalam perdagangan. Atas kehebatan itu, Sultan Ternate itu dinilai sebagai sosok terhebat dalam sejarah perjuangan melawan penjajah. Ia kemudian dinilai layak menjadi Pahlawan Nasional.
Diolah dari berbagai sumber
Portugis berupaya meluluhkan hati sultan. Misalnya dengan memecat Lopez de Mesquita dan menggantinya dengan Alvaro de Ataide. Mesquita dituduh telah berbuat salah dan kejam. Dia kemudian ditangkap oleh kawan-kawan sebangsanya, dirantai, dan dikirimkan ke Malaka.
Namun, langkah itu tidak membuat hati sultan luluh. Pada 26 Desember 1575, orang Portugis dalam benteng tak berdaya dan akhirnya menyerah lalu pergi dari Maluku untuk selamanya.
Kehebatan Sultan Baabulah mengusir Portugis tanpa pertumpahan darah membuatnya dikenang sebagai sosok yang sangat menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam melawan penjajah. Meski dendam atas kematian ayahnya oleh Portugis, sultan tidak gegabah menyerang jika serangan itu menimbulkan korban nyawa tidak bersalah.
Kesuksesannya mengusir Portugis menjadi berkah bagi kerajaan dan kesultanan se-nusantara dan para pedagang khususnya. Para pedagang Jawa, Arab, Melayu, Makassar, dan Cina yang kala tersingkir dan selalu dikejar-kejar Portugis ataupun Spanyol, kemudian memperoleh kebebasan untuk bersaing dalam perdagangan. Atas kehebatan itu, Sultan Ternate itu dinilai sebagai sosok terhebat dalam sejarah perjuangan melawan penjajah. Ia kemudian dinilai layak menjadi Pahlawan Nasional.
Diolah dari berbagai sumber
(don)
Lihat Juga :