Coffee Morning, Kepala PN Belopa Perkenalkan Kantor Baru
Selasa, 15 Februari 2022 - 16:09 WIB
loading...
Bupati Luwu, Basmin Mattayang saat meninjau kantor baru PN Belopa, Selasa (15/2/2022). Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Pengadilan Negeri (PN) Belopa, Kabupaten Luwu menggelar coffee morning, Selasa (15/2/2022). Momen ini sekaligus jadi ajang memperkenalkan kantor baru PN Belopa.
Kepala PN Belopa, Purwanto memperlihatkan beberapa ruangan PN dari lantai satu ke lantai dua kepada Bupati Luwu, H Basmin Mattayang dan Kajari Luwu, Erny Veronica Maramba.
Baca juga:Kerjaan Tak Dibayar, Perusahaan Logistik Digugat ke Pengadilan
Dia menyebutkan, PN Belopa merupakan kantor pengadilan negeri terbesar di Sulsel saat ini, dengan luas bangunan 3.532 meter persegi dan luas lahan 6.800 meter persegi.
Pembangunan PN Belopa dimulai pada tahun 2020, menghabiskan anggaran sebesar Rp4,1 miliar untuk fondasi bangunan.
Pembangunan gedung lanjutan kembali pada tahun 2021 dengan anggaran sebesar Rp17,2 miliar. Sehingga total anggaran yang dihabiskan sekira Rp21,3 miliar selama 2 tahun penganggaran.
Purwanto menyampaikan, kehadiran kantor baru PN Belopa yang megah ini tidak lepas dari peran Pemkab Luwu, di bawah kepemimpinan Bupati Luwu, Basmin Mattayang . Ia menyebut, Bupati terus mendukung proses hibah lahan dari Pemkab Luwu ke Mahkamah Agung.
Hadir pula pada kegiatan ini, Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Muhammad Ali, Kalapas Palopo, Ketua Pengadilan Agama Belopa, dan sejumlah wartawan ikut diundang pada coffee morning dan diskusi ini.
Baca juga:Korban & keluarga salah tangkap ngamuk di pengadilan
"Ke depan, kami agendakan coffee morning tiap bulan. Hari ini, selain diskusi, kita juga tanda tangan MOU dalam penanganan perkara lalu lintas. Kita akan jelaskan alur perkara di pengadilan tentang perkara lalu lintas," ujarnya.
Dia menjelaskan, bahwa sebelumnya, sidang perkara lalu lintas harus menghadirkan terdakwa dalam persidangan. Namun saat ini tidak perlu lagi menghadirkan terdakwa pelanggaran lalul intas.
"Cukup melalui aplikasi. Begitu pula terkait pembayaran perkara lalu lintas, semua dilakukan di Kejaksaan. Ini juga menjadi ajang memperkenalkan kepada forkopimda bahwa sejak 3 Januari 2022 kami sudah melakukan pelayanan kepada masyarakat Luwu di kantor PN baru," katanya.
PN Belopa diisi 6 orang hakim, 23 ASN serta 12 tenaga honorer. Kantor PN Belopa, memiliki 4 ruang sidang, yakni ruang sidang utama, ruang sidang kasus pidana, ruang sidang perdata dan ruang sidang anak.
Bupati Luwu, Basmin Mattayang , menyampaikan selamat kepada PN Luwu yang sudah menempati kantor barunya yang megah dan besar. Bupati berharap, kantor baru ini bisa dimanfaatkan dengan baik.
"Pelaksanaan coffee morning adalah wahana untuk silaturrahim. Tentu ada hal-hal yang perlu kita sampaikan secara santai. Siapapun bisa menyampaikan hal hal yang sifatnya membangun," ujarnya.
Baca juga:Kurang Hakim, Pengadilan Tipikor Kewalahan
"Sinergitas PN dengan Pemkab Luwu selama ini cukup baik. Perlu kami sampaikan, orang Luwu tidak kenal pendatang, setelah tinggal dan minum air di Luwu berarti sudah menjadi orang Luwu, apa lagi jika dia berkelakuan baik dan membangun Tana Luwu," lanjutnya.
Dalam kesempatan ini, Kasat Lantas AKP Muhammad Ali juga menjelaskan proses tilang oleh lantas dengan penindakan secara online.
Kepala PN Belopa, Purwanto memperlihatkan beberapa ruangan PN dari lantai satu ke lantai dua kepada Bupati Luwu, H Basmin Mattayang dan Kajari Luwu, Erny Veronica Maramba.
Baca juga:Kerjaan Tak Dibayar, Perusahaan Logistik Digugat ke Pengadilan
Dia menyebutkan, PN Belopa merupakan kantor pengadilan negeri terbesar di Sulsel saat ini, dengan luas bangunan 3.532 meter persegi dan luas lahan 6.800 meter persegi.
Pembangunan PN Belopa dimulai pada tahun 2020, menghabiskan anggaran sebesar Rp4,1 miliar untuk fondasi bangunan.
Pembangunan gedung lanjutan kembali pada tahun 2021 dengan anggaran sebesar Rp17,2 miliar. Sehingga total anggaran yang dihabiskan sekira Rp21,3 miliar selama 2 tahun penganggaran.
Purwanto menyampaikan, kehadiran kantor baru PN Belopa yang megah ini tidak lepas dari peran Pemkab Luwu, di bawah kepemimpinan Bupati Luwu, Basmin Mattayang . Ia menyebut, Bupati terus mendukung proses hibah lahan dari Pemkab Luwu ke Mahkamah Agung.
Hadir pula pada kegiatan ini, Kasat Lantas Polres Luwu, AKP Muhammad Ali, Kalapas Palopo, Ketua Pengadilan Agama Belopa, dan sejumlah wartawan ikut diundang pada coffee morning dan diskusi ini.
Baca juga:Korban & keluarga salah tangkap ngamuk di pengadilan
"Ke depan, kami agendakan coffee morning tiap bulan. Hari ini, selain diskusi, kita juga tanda tangan MOU dalam penanganan perkara lalu lintas. Kita akan jelaskan alur perkara di pengadilan tentang perkara lalu lintas," ujarnya.
Dia menjelaskan, bahwa sebelumnya, sidang perkara lalu lintas harus menghadirkan terdakwa dalam persidangan. Namun saat ini tidak perlu lagi menghadirkan terdakwa pelanggaran lalul intas.
"Cukup melalui aplikasi. Begitu pula terkait pembayaran perkara lalu lintas, semua dilakukan di Kejaksaan. Ini juga menjadi ajang memperkenalkan kepada forkopimda bahwa sejak 3 Januari 2022 kami sudah melakukan pelayanan kepada masyarakat Luwu di kantor PN baru," katanya.
PN Belopa diisi 6 orang hakim, 23 ASN serta 12 tenaga honorer. Kantor PN Belopa, memiliki 4 ruang sidang, yakni ruang sidang utama, ruang sidang kasus pidana, ruang sidang perdata dan ruang sidang anak.
Bupati Luwu, Basmin Mattayang , menyampaikan selamat kepada PN Luwu yang sudah menempati kantor barunya yang megah dan besar. Bupati berharap, kantor baru ini bisa dimanfaatkan dengan baik.
"Pelaksanaan coffee morning adalah wahana untuk silaturrahim. Tentu ada hal-hal yang perlu kita sampaikan secara santai. Siapapun bisa menyampaikan hal hal yang sifatnya membangun," ujarnya.
Baca juga:Kurang Hakim, Pengadilan Tipikor Kewalahan
"Sinergitas PN dengan Pemkab Luwu selama ini cukup baik. Perlu kami sampaikan, orang Luwu tidak kenal pendatang, setelah tinggal dan minum air di Luwu berarti sudah menjadi orang Luwu, apa lagi jika dia berkelakuan baik dan membangun Tana Luwu," lanjutnya.
Dalam kesempatan ini, Kasat Lantas AKP Muhammad Ali juga menjelaskan proses tilang oleh lantas dengan penindakan secara online.
(luq)
Lihat Juga :