Perindo Sulteng Desak Mabes Polri Usut Tuntas Insiden di Tambang Emas Parigi Moutong
Selasa, 15 Februari 2022 - 08:47 WIB
loading...
Sejumlah anggota polisi saat memberikan peringatan kepada demonstran agar membubarkan diri saat menggelar aksi yang berujung tewasnya satu orang warga. Foto: Istimewa
A
A
A
PARIGI MOUTONG - Penolakan tambang emas yang memakan korban jiwa di Kabupaten Parigi Moutong disayangkan DPW Partai Perindo Sulawesi Tengah (Sulteng). Dalam insiden ini, seorang pemuda tewas ditembus peluru tajam.
Ketua DPW Perindo Sulteng, Mahfud Masuara sangat menyayangkan jatuhnya korban. Semua pihak mestinya bisa menahan diri. PPilihan kekerasan oleh aparat dalam menangani demonstrasi mestinya harus sudah ditinggalkan.
Baca juga: 1 Warga Tewas Tertembak, Propam Polda Sulteng Periksa Semua Senjata Api Anggota Polres Parigi Moutong
"Kita sudah jauh meninggalkan orde baru, jangan kembali lagi," kata Mahfud, Selasa (15/2/2022).
Pihaknya meminta Mabes Polri dan Komnas HAM untuk melakukan pengungkapan insiden kekerasan oleh aparat tersebut dan minta IUP PT. Trio Kencana harus dicabut.
Ketua DPW Perindo Sulteng, Mahfud Masuara sangat menyayangkan jatuhnya korban. Semua pihak mestinya bisa menahan diri. PPilihan kekerasan oleh aparat dalam menangani demonstrasi mestinya harus sudah ditinggalkan.
Baca juga: 1 Warga Tewas Tertembak, Propam Polda Sulteng Periksa Semua Senjata Api Anggota Polres Parigi Moutong
"Kita sudah jauh meninggalkan orde baru, jangan kembali lagi," kata Mahfud, Selasa (15/2/2022).
Pihaknya meminta Mabes Polri dan Komnas HAM untuk melakukan pengungkapan insiden kekerasan oleh aparat tersebut dan minta IUP PT. Trio Kencana harus dicabut.
Lihat Juga :