Asyik Cari Kodok, Nyawa Deni Melayang di Irigasi Tarum Timur Subang
Sabtu, 13 Juni 2020 - 13:13 WIB
loading...
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban Deni yang tenggelam di Irigasi Tarum Timur Subang. Foto/Humas Basarnas Bandung
A
A
A
SUBANG - Malang nasib deni Hedis Hermansyah (35), warga Kampung Krajan 2 RT 07/02, Desa/Kecamatan Binong, Kabupaten Subang. Deni kehilangan nyawa akibat tenggelam di Irigasi Tarum Timur Subang setelah terpeleset saat mencari kodok.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis 11 Juni 2020 sekitar pukul 10.00 WIB. Jasad korban Deni baru ditemukan pada Jumat 12 Juni 2020 2020 sekitar 10.10 WIB. (BACA JUGA: Bapak-Anak di Cianjur Hilang Terseret Arus Sungai saat Mancing )
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Search And Rescue (SAR) atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung Rudi mengatakan, informasi yang diterima dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Subang menyebutkan, sebelum tenggelam di Irigasi Tarum Timur Subang, korban Deni tengah mencari kodok.
"Entah apa penyebabnya, korban tersangkut pagar pembatas sipon, lalu tenggelam dan terbawa arus irigasi," kata Rudi dalam keterangan tertulis. (BACA JUGA: 1 Korban Terseret Arus Sungai Cianjur Ditemukan, 1 Lagi Masih Hilang )
Basarnas Bandung, ujar Rudi, menerjukan satu tim rescue ke lokasi kejadian untuk mencari dan menemukan korban. Pencarian pada Kamis 11 Juni 2020 tak membuahkan hasil. (BACA JUGA: 1 Lagi Korban Terseret Arus Sungai Cianjur Ditemukan Tak Bernyawa )
Peristiwa itu terjadi pada Kamis 11 Juni 2020 sekitar pukul 10.00 WIB. Jasad korban Deni baru ditemukan pada Jumat 12 Juni 2020 2020 sekitar 10.10 WIB. (BACA JUGA: Bapak-Anak di Cianjur Hilang Terseret Arus Sungai saat Mancing )
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Search And Rescue (SAR) atau Badan SAR Nasional (Basarnas) Bandung Rudi mengatakan, informasi yang diterima dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Subang menyebutkan, sebelum tenggelam di Irigasi Tarum Timur Subang, korban Deni tengah mencari kodok.
"Entah apa penyebabnya, korban tersangkut pagar pembatas sipon, lalu tenggelam dan terbawa arus irigasi," kata Rudi dalam keterangan tertulis. (BACA JUGA: 1 Korban Terseret Arus Sungai Cianjur Ditemukan, 1 Lagi Masih Hilang )
Basarnas Bandung, ujar Rudi, menerjukan satu tim rescue ke lokasi kejadian untuk mencari dan menemukan korban. Pencarian pada Kamis 11 Juni 2020 tak membuahkan hasil. (BACA JUGA: 1 Lagi Korban Terseret Arus Sungai Cianjur Ditemukan Tak Bernyawa )
Lihat Juga :