23 WNA Jamaah Tablig Diisolasi di Masjid Jami, 1 Positif Corona
Senin, 13 April 2020 - 18:21 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, ke- 24 jamaah tablig tersebut bukan bagian dari kelompok jamaah tabliq yang bermarkas di Kerung-Kerung atau kelompok Ijtima Pakkato Gowa. Kedatangan mereka di Indonesia, lanjut Adnan, tercatat pada tanggal 20 Desember 2019.
Sebelum ke Sulsel, mereka sempat melakukan syiar ke Sulbar pada 26 Januari 2020. Sementara untuk kedatangan di Kabupaten Gowa tercatat pada 26 Maret 2020. "Hanya karena situasi yang tidak memungkinkan sehingga mereka belum melakukan kegiatan syiar sampai saat ini," jelasnya.
Adnan menambahkan, sebenarnya ke-24 orang ini sudah memiliki jadwal kepulangan dengan 3 gelombang. Yakni pada 8 April, 10 Mei, dan 13 Mei. Penerbangan mengambil jalur New Delhi melalui Kuala Lumpur.
Hanya saja, penerbangan kelompok yang sedianya kembali pada 8 April belum bisa dilakukan karena Malaysia masih memberlakukan lockdown.
Kepala Puskesmas Samata dr. Rahma mengatakan, seluruh jamaah tabligh telah menjalani isolasi mandiri. Satu di antaranya yang dari hasil pemeriksaan ditemukan memiliki gejala klinis masih akan dipastikan apakah dari hasil swab positif atau tidak. "Besok dan lusa tim puskesmas akan datang mengambil swab untuk memastikan hasilnya apakah betul positif," terangnya.
Sebelum ke Sulsel, mereka sempat melakukan syiar ke Sulbar pada 26 Januari 2020. Sementara untuk kedatangan di Kabupaten Gowa tercatat pada 26 Maret 2020. "Hanya karena situasi yang tidak memungkinkan sehingga mereka belum melakukan kegiatan syiar sampai saat ini," jelasnya.
Adnan menambahkan, sebenarnya ke-24 orang ini sudah memiliki jadwal kepulangan dengan 3 gelombang. Yakni pada 8 April, 10 Mei, dan 13 Mei. Penerbangan mengambil jalur New Delhi melalui Kuala Lumpur.
Hanya saja, penerbangan kelompok yang sedianya kembali pada 8 April belum bisa dilakukan karena Malaysia masih memberlakukan lockdown.
Kepala Puskesmas Samata dr. Rahma mengatakan, seluruh jamaah tabligh telah menjalani isolasi mandiri. Satu di antaranya yang dari hasil pemeriksaan ditemukan memiliki gejala klinis masih akan dipastikan apakah dari hasil swab positif atau tidak. "Besok dan lusa tim puskesmas akan datang mengambil swab untuk memastikan hasilnya apakah betul positif," terangnya.
(agn)
Lihat Juga :