Pelajar SMA/SMK dari 5 Kota Ikuti Pelatihan Kewirausahaan 'Be Entrepreneurial Program'
Jum'at, 11 Februari 2022 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, Citi Indonesia bersama PT BNP Paribas AM secara aktif mendukung inistiatif ini melalui Dana Sosial Reksa Dana Indeks BNP Paribas IDX30 Filantropi.
Hal ini juga sejalan dengan komitmen jangka panjang global Citi untuk mendorong percepatan peningkatan taraf hidup dan peluang ekonomi bagi generasi muda. Melalui program ini, kami berharap agar mereka dapat menjadi agen perubahan yang dapat membantu mengurangi angka pengangguran muda di Indonesia.
Executive Director Prestasi Junior Indonesia, Nico Kiroyan menambahkan, selain dibekali dengan wawasan, para pelajar dari SMKN 37 Jakarta, SMKN 1 Bandung, SMA Teuku Umar Semarang, SMAN 1 Waru, Sidoarjo, dan SMAN 2 Denpasar ini juga mendapatkan pengalaman pertama mengoperasikan bisnis secara langsung.
Berkolaborasi dalam sebuah tim bisnis, mereka dilatih untuk menciptakan ide yang kreatif, berani mengambil keputusan bisnis yang etis, dan mampu berpikir kritis untuk memecahkan tantangan yang muncul selama operasional bisnis.
Model pembelajaran ini sangat efektif untuk mengasah pola pikir kewirausahaan dan mengembangkan keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan generasi muda.
"Keterlibatan para pelajar dalam seluruh rangkaian program akan menjadi fondasi yang kuat untuk menciptakan peluang bisnis baru di masa depan, bahkan mulai sekarang sejak masih sekolah,"pungkasnya.
Salah satu usaha mikro yang dibentuk oleh peserta program Be Entrepreneurial adalah Misslaw dari SMKN 37 Jakarta. Dengan misi menjaga lingkungan dan mengurangi limbah tekstil, bisnis yang dikelola oleh sembilan pelajar ini menawarkan Misslaw Kimono Outer, pakaian luaran untuk wanita yang terbuat dari kain perca dan bisa dialih fungsikan menjadi sebuah totebag.
Hal ini juga sejalan dengan komitmen jangka panjang global Citi untuk mendorong percepatan peningkatan taraf hidup dan peluang ekonomi bagi generasi muda. Melalui program ini, kami berharap agar mereka dapat menjadi agen perubahan yang dapat membantu mengurangi angka pengangguran muda di Indonesia.
Executive Director Prestasi Junior Indonesia, Nico Kiroyan menambahkan, selain dibekali dengan wawasan, para pelajar dari SMKN 37 Jakarta, SMKN 1 Bandung, SMA Teuku Umar Semarang, SMAN 1 Waru, Sidoarjo, dan SMAN 2 Denpasar ini juga mendapatkan pengalaman pertama mengoperasikan bisnis secara langsung.
Berkolaborasi dalam sebuah tim bisnis, mereka dilatih untuk menciptakan ide yang kreatif, berani mengambil keputusan bisnis yang etis, dan mampu berpikir kritis untuk memecahkan tantangan yang muncul selama operasional bisnis.
Model pembelajaran ini sangat efektif untuk mengasah pola pikir kewirausahaan dan mengembangkan keterampilan abad ke-21 yang sangat dibutuhkan generasi muda.
"Keterlibatan para pelajar dalam seluruh rangkaian program akan menjadi fondasi yang kuat untuk menciptakan peluang bisnis baru di masa depan, bahkan mulai sekarang sejak masih sekolah,"pungkasnya.
Salah satu usaha mikro yang dibentuk oleh peserta program Be Entrepreneurial adalah Misslaw dari SMKN 37 Jakarta. Dengan misi menjaga lingkungan dan mengurangi limbah tekstil, bisnis yang dikelola oleh sembilan pelajar ini menawarkan Misslaw Kimono Outer, pakaian luaran untuk wanita yang terbuat dari kain perca dan bisa dialih fungsikan menjadi sebuah totebag.
(nag)
Lihat Juga :