Pelajar SMA/SMK dari 5 Kota Ikuti Pelatihan Kewirausahaan 'Be Entrepreneurial Program'
Jum'at, 11 Februari 2022 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyebutkan ada 3,7 juta pelajar SMA/SMK/MA yang lulus setiap tahun. Namun 51% di antaranya tidak dapat melanjutkan ke perguruan tinggi dan berisiko menganggur.
Temuan ini selaras dengan data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan angka pengangguran Indonesia selalu didominasi oleh lulusan SMA dan SMK selama sepuluh tahun terakhir. Untuk tahun 2021, tingkat pengangguran terbuka lulusan SMA sebesar 9,09% dan lulusan SMK sebesar 11,13%.
Melambatnya pertumbuhan dunia industri dan masifnya pemutusan hubungan kerja di masa pandemi COVID-19 semakin membatasi kesempatan kerja bagi kaum muda yang minim keterampilan dan pengalaman ini.
Melihat kondisi tersebut, kewirausahaan dapat menjadi salah satu solusi untuk mencegah pelajar SMA/SMK menjadi pengangguran pasca lulus sekolah dengan menjadikan bisnis sebagai pilihan pekerjaan.
Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, Puni A. Anjungsari mengungkapkan, “Program Be Entrepreneurial digagas untuk memfasilitasi ambisi serta impian generasi muda Indonesia dalam berwirausaha.
Berdasarkan data dari laporan ASEAN Youth Technology, Skills, and the Future of Work pada akhir tahun 2019, sepertiga generasi muda Indonesia berusia 15-35 tahun, atau 35,5%, memiliki aspirasi untuk berwirausaha. Baca: Kalahkan Relawan Asing, Hili Bermodal Rp4 Juta Selamatkan Buaya Berkalung Ban di Palu.
Laporan tersebut pun menunjukkan bahwa Indonesia menempati posisi teratas dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Tingginya minat ini perlu didukung dengan wawasan merancang dan mengelola bisnis agar dapat memantik motivasi mereka untuk berkarya secara maksimal.
Temuan ini selaras dengan data Badan Pusat Statistik yang menunjukkan angka pengangguran Indonesia selalu didominasi oleh lulusan SMA dan SMK selama sepuluh tahun terakhir. Untuk tahun 2021, tingkat pengangguran terbuka lulusan SMA sebesar 9,09% dan lulusan SMK sebesar 11,13%.
Melambatnya pertumbuhan dunia industri dan masifnya pemutusan hubungan kerja di masa pandemi COVID-19 semakin membatasi kesempatan kerja bagi kaum muda yang minim keterampilan dan pengalaman ini.
Melihat kondisi tersebut, kewirausahaan dapat menjadi salah satu solusi untuk mencegah pelajar SMA/SMK menjadi pengangguran pasca lulus sekolah dengan menjadikan bisnis sebagai pilihan pekerjaan.
Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia, Puni A. Anjungsari mengungkapkan, “Program Be Entrepreneurial digagas untuk memfasilitasi ambisi serta impian generasi muda Indonesia dalam berwirausaha.
Berdasarkan data dari laporan ASEAN Youth Technology, Skills, and the Future of Work pada akhir tahun 2019, sepertiga generasi muda Indonesia berusia 15-35 tahun, atau 35,5%, memiliki aspirasi untuk berwirausaha. Baca: Kalahkan Relawan Asing, Hili Bermodal Rp4 Juta Selamatkan Buaya Berkalung Ban di Palu.
Laporan tersebut pun menunjukkan bahwa Indonesia menempati posisi teratas dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Tingginya minat ini perlu didukung dengan wawasan merancang dan mengelola bisnis agar dapat memantik motivasi mereka untuk berkarya secara maksimal.
Lihat Juga :