Emosi saat Debat, Ketua DPC Ikadin Dianiaya Calon Lawyer
Jum'at, 12 Juni 2020 - 22:13 WIB
loading...
A
A
A
Muhajirin menyampaikan, langkah hukum yang bersifat mutlak dilakukannya karena tak terima atas tindakan tersebut, setelah sebelumnya ia menunggu terlapor untuk datang meminta maaf pasca kejadian. Terlebih, tindakan yang bersangkutan sebagai orang mengetahui hukum sangat tidak pantas berbuat melanggar hukum.
Dikisahkannya, dugaan penganiayaan berawal dari diskusi antara sesama advokat terkait penanganan Covid-19 yang sedang mewabah. Lalu tak lama, topik diskusi pun beralih menjadi soal Kabag Humas Protokol Pemkot Bima, A. Malik, ada atau tidaknya unsur pidana yang menjerat atas penanganan persoalan Covid-19.
Sebagai Advokat, Muhajirin pun memberi pandangan hukum atas persoalan tersebut. Namun pandangan hukumnya dibantah oleh terlapor, dan aksi debat saat itu semakin menegang.
Namun sempat pada momen tersebut, mesy menggiring ke masalah Ikadin. Mesy pun menuding jika Muhajirin yang menghalangi dirinya dilantik sebagai anggota Ikadin NTB.
Pasca debat soal Ikadin, Mesy naik pitam dan menghantam pipinya hingga terjatuh. Pelapor pun sempat berdiri dan meminta agar tidak menggunakan emosional, namun sontak dirinya kembali ditendang dan terjatuh.
Dikisahkannya, dugaan penganiayaan berawal dari diskusi antara sesama advokat terkait penanganan Covid-19 yang sedang mewabah. Lalu tak lama, topik diskusi pun beralih menjadi soal Kabag Humas Protokol Pemkot Bima, A. Malik, ada atau tidaknya unsur pidana yang menjerat atas penanganan persoalan Covid-19.
Sebagai Advokat, Muhajirin pun memberi pandangan hukum atas persoalan tersebut. Namun pandangan hukumnya dibantah oleh terlapor, dan aksi debat saat itu semakin menegang.
Namun sempat pada momen tersebut, mesy menggiring ke masalah Ikadin. Mesy pun menuding jika Muhajirin yang menghalangi dirinya dilantik sebagai anggota Ikadin NTB.
Pasca debat soal Ikadin, Mesy naik pitam dan menghantam pipinya hingga terjatuh. Pelapor pun sempat berdiri dan meminta agar tidak menggunakan emosional, namun sontak dirinya kembali ditendang dan terjatuh.
Lihat Juga :