PKK Gowa Bentuk Kader Pro Sehat untuk Kendalikan Covid-19

Selasa, 08 Februari 2022 - 13:03 WIB
loading...
PKK Gowa Bentuk Kader...
Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten Gowa, Mussadiyah Rauf mengikuti pembekalan secara virtual, Selasa (8/2/2022). Foto: Istimewa
A A A
GOWA - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Gowa membentuk Kader Pro Sehat Kendali Covid-19. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pencegahan Covid-19, serta mendorong percepatan vaksinasi.

Ketua I Bidang Pembinaan Karakter Keluarga TP PKK Kabupaten Gowa, Mussadiyah Rauf mengatakan, Kader Pro Sehat dibentuk menindaklanjuti arahan TP PKK Pusat. Anggotanya, terdiri atas 50 Ketua TP PKK desa dan kelurahan.

Baca juga:Dorong Vaksinasi Usia 6-11 Tahun, PKK Gowa Siap Libatkan Kader

"Kader PKK Pro Sehat Kendali Covid-19 akan membantu melakukan perubahan perilaku sehat pada masyarakat sesuai dengan standar protokol kesehatan ," ujar Mussadiyah usai mengikuti Pembekalan dalam rangka Mendukung Pencegahan Covid-19 serta Mendorong Percepatan Vaksinasi Covid-19 untuk Mewujudkan Herd Immunity Masyarakat Indonesia secara virtual di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Selasa (8/2).

Istri Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni ini menilai, adaptasi kebiasaan baru (AKB) di masyarakat, yaitu perilaku hidup sehat sesuai dengan standar protokol kesehatan sangat dibutuhkan. Seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak, serta menghindari kerumunan.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Letjen TNI Suharyanto mengatakan, perubahan perilaku masyarakat hingga saat ini masih menjadi pencegahan dari hulu yang paling efektif dan termudah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 .

Baca juga:Remaja Putri di Kabupaten Gowa Akan Diberi Tablet Penambah Zat Besi

"Kerja sama yang kuat dari semua pihak, khususnya peran kader PKK dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat tentu masih sangat dibutuhkan. Perubahan perilaku merupakan upaya membangun normal sosial perilaku adaptif masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat," ungkapnya.

Ia melanjutkan, kelompok terkecil di masyarakat yang berperan penting dalam mendorong perubahan perilaku adalah keluarga. Olehnya setiap anggota keluarga khususnya ayah dan ibu diharapkan dapat manjadi teladan bagi anggota lain, khususnya menjadi contoh dalam penerapan protokol kesehatan .

"Bergabungnya PKK sebagai duta perubahan perilaku diharapkan dapat menjaga status kesehatan masyarakat dan membawa kita bersama menuju Indonesia bebas pandemi, Indonesia tangguh dan Indonesia tumbuh," harapannya.

Selain itu dirinya berharap kepada seluruh kader PKK untuk tetap semangat dan terus mendukung upaya pemerintah melakukan upaya penanganan Covid-19. Dirinya yakin, Indonesia adalah bangsa yang besar akan mampu melewati pandemi Covid-19 ini.

Baca juga:PKK Gowa Gelar Tes Kompetensi untuk Tingkatkan Kapasitas Kader Posyandu

Ketua IV Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan TP PKK Pusat, Safriati Safrizal dalam laporannya mengatakan kegiatan pembekalan ini diikuti 12.470 kader yang merupakan kader-kader terbaik PKK di seluruh Indonesia dengan 50 orang setiap kabupaten/kota.

"Kegiatan ini merupakan program sinergitas Pokja 4 Bidang Kesehatan Keluarga dan Lingkungan dan Bidang Perubahan Perilaku Satgas Nasional Covid-19. Kader PKK yang sudah dilatih akan menjadi agent of change di daerah masing-masing," tambahnya.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Sandiaga Uno Minta Warga...
Sandiaga Uno Minta Warga Cianjur Jaga Prokes usai Kasus Covid-19 Meningkat
Perubahan Iklim Disebut...
Perubahan Iklim Disebut Komnas HAM Jadi Krisis Terberat usai Covid-19
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved