SYL Minta Pemkab Wajo Siapkan Lahan 1.000 Hektare untuk Pertanian Terpadu

Senin, 07 Februari 2022 - 18:48 WIB
loading...
SYL Minta Pemkab Wajo...
Menteri Perranian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menghadiri panen perdana jagung di lokasi pertanian terpadu atau integrated Farming System, di Kelurahan Uraiyang, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Senin (7/2/2022). Istimewa
A A A
WAJO - Menteri Pertanian , Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo, untuk menyiapkan 1.000 hektare lahan pertanian untuk dijadikan pertanian terpadu yang dibina oleh Kementerian Pertanian (Kementan).

Hal tersebut diungkapkan SYL saat menghadiri panen perdana jagung di lokasi pertanian terpadu atau integrated Farming System, di Kelurahan Uraiyang, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Senin (7/2/2022).

Baca Juga: 2.740 Siswa di Wajo Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemerintah

"Saya meminta kepada Bupati Wajo agar dapat menyiapkan sekitar 1.000 hektare untuk dibina Kementan, termasuk lokasi yang ditempati acara hari ini," ujarnya.

Bahkan, mantan Gubernur Sulsel dua periode itu langsung mengintruksikan seluruh dirjen yang ada di Kementan untuk melakukan akselerasi dan berkolaborasi dalam membantu Pemkab Wajo untuk menyiapkan sejumlah konsep.

"Silakan siapkan konsepnya di bulan Februari ini, Maret sudah bisa langsung dilaksanakan," ucapnya.

Menurut SYL, pertanian merupakan salah satu sektor yang dapat tumbuh di tengah wabah Covid-19. Bahkan para petani mampu berkontribusi mencukupi kebutuhan pangan di Indonesia dengan kondisi seperti saat ini.

Bahkan, untuk memberikan dukungan kepada petani, SYL memberikan sejumlah bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) pra panen senilai Rp1,6 miliar, alsintan pascapanen senilai Rp483 juta, serta bibit cabai dan jahe merah.

"Selain memberi kita makanan, pertanian juga memberikan lapangan pekerjaan. Kita targetkan tahun ini swasembada pangan," bebernya.

Bupati Wajo, Amran Mahmud, menyampaikan bahwa pertanian terpadu adalah satu program prioritas yang dimiliki Pemkab Wajo . Pertanian terpadu merupakan program yang pertama kali dilirik sehari setelah dilantik menjadi Bupati Wajo.

Berkat adanya sejumlah pertanian terpadu dibeberapa kecamatan, Kabupaten Wajo masuk dalam posisi kedua jumlah populasi ternak tertinggi di Sulsel. Ini sejalan dengan harapan untuk menjadikan Wajo sebagai lumbung daging.

Baca Juga: Vaksinasi Anak di Kabupaten Wajo Sudah Capai 18,50%

"Sebagai laporan pak menteri, Kabupaten Wajo saat ini berdasarkan data yang ada, masuk dalam posisi kedua tertinggi di Sulsel. Kami tetap berharap dukungan dan arahan dari Bapak Menteri untuk mewujudkan Wajo sebagai lumbung pangan sekaligus lumbung daging," pintanya.

Selain itu, Amran juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada SYL yang telah memberikan bantuan sejumlah alsintan bagi para petani di Kabupaten Wajo.

Selama ini petani begitu mengharap kepada Pemkab Wajo agar para petani mampu diberikan bantuan Alsintan, sebab banyak hasil panen dari para patani rusak akibat minimnya Alsintan.

"Jauh sebelumnya petani sering curhat terkahir permintaan Alsintan. Saat ini pak menteri hadir di hadapan kita semua memberikan sejumlah bantuan Alsintan agar padi petani tidak rusak, khususnya jika saat musim panen bertepatan dengan musim penghujan," pungkasnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ditjen Hortikultura...
Ditjen Hortikultura dan Ewindo Perluas Peran Masyarakat Kota dalam Ketahanan Pangan
Kementan Bersama DPD...
Kementan Bersama DPD RI Pastikan Pembangunan Food Estate di Merauke Berjalan
Gelar Depok Animal Expo,...
Gelar Depok Animal Expo, Wali Kota Supian: Edukasi dan Pencegahan Rabies
Kementan: Program Cetak...
Kementan: Program Cetak Sawah Rakyat di Kalteng Terus Berjalan
Sosialisasi Inpres Nomor...
Sosialisasi Inpres Nomor 3/2025 di Kaltim, Kementan Perkuat Peran Penyuluh Pertanian
Kasus Beras Oplosan...
Kasus Beras Oplosan Seret BUMD DKI, Dinas KPKP: Masih Tunggu Hasil Pemeriksaan Sampel
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Rekomendasi
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved