Gubernur Khofifah Pastikan Isoter Siap Layani Pasien Gejala Ringan dan Tidak Bergejala
Senin, 07 Februari 2022 - 17:16 WIB
loading...
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau Isoter di Surabaya. Foto/ist
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memastikan fasilitas isolasi terpusat (isoter) untuk wilayah Surabaya Raya (Surabaya, Gresik dan Sidoarjo) siap digunakan pasien COVID-19.
Isoter untuk kawasan Surabaya dipusatkan di Asrama Haji Sukolilo dan Rumah Sakit Darurat Lapangan Tembak Surabaya, isoter Sidoarjo dipusatkan di Mall Pelayanan Publik Sidoarjo dan isoter Gresik dipusatkan di tujuh Puskesmas.
Baca juga: 164 Rumah Sakit di Jatim Kembali Buka Layanan Pasien COVID-19
Khofifah menyebut semua isoter yang disiapkan tersebut dalam keadaan baik dan layak. Khusus isoter Asrama Haji , seluruh fasilitas, mulai dari tempat tidur, kamar mandi, hingga tenaga kesehatan telah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.
Total kamar yang tersedia di Asrama Haji Sukolilo mencapai angka 432 kamar yang diisi 3 bed dan 1 kamar mandi dalam satu kamar. Saat ini, telah terisi 204 kamar. Setiap kamar akan diisi oleh pasien gejala ringan dan tanpa gejala.
Sementara, jumlah tempat tidur di RS Lapangan Tembak yang tersedia adalah 187 yang terdiri dari 88 bed di gedung B1, 89 bed di gedung B2, dan 10 bed di IGD. RS ini masih belum ditempati pasien, tapi ada 40 orang Satgas yang sudah bersiap.
Isoter untuk kawasan Surabaya dipusatkan di Asrama Haji Sukolilo dan Rumah Sakit Darurat Lapangan Tembak Surabaya, isoter Sidoarjo dipusatkan di Mall Pelayanan Publik Sidoarjo dan isoter Gresik dipusatkan di tujuh Puskesmas.
Baca juga: 164 Rumah Sakit di Jatim Kembali Buka Layanan Pasien COVID-19
Khofifah menyebut semua isoter yang disiapkan tersebut dalam keadaan baik dan layak. Khusus isoter Asrama Haji , seluruh fasilitas, mulai dari tempat tidur, kamar mandi, hingga tenaga kesehatan telah dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.
Total kamar yang tersedia di Asrama Haji Sukolilo mencapai angka 432 kamar yang diisi 3 bed dan 1 kamar mandi dalam satu kamar. Saat ini, telah terisi 204 kamar. Setiap kamar akan diisi oleh pasien gejala ringan dan tanpa gejala.
Sementara, jumlah tempat tidur di RS Lapangan Tembak yang tersedia adalah 187 yang terdiri dari 88 bed di gedung B1, 89 bed di gedung B2, dan 10 bed di IGD. RS ini masih belum ditempati pasien, tapi ada 40 orang Satgas yang sudah bersiap.
Lihat Juga :