DIY Tambah 10 Kasus Corona, 8 di Antaranya Klaster Polda DIY

loading...
DIY Tambah 10 Kasus Corona, 8 di Antaranya Klaster Polda DIY
Hari ini di DIY ada 10 penambahan kasus positif corona, dimana 8 di antaranya klaster dari Polda DIY. FOTO Ilustrasi : DOK SINDOnews
DIY - Hari ini gugus tugas penanganan COVID - 19 Pemda DIY menyampaikan penambahan kasus terkonfirmasi positif Corona yang signifikan. Tercatat ada 10 penambahan kasus, dimana 8 di antaranya klaster dari Polda DIY.

Juru bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID - 19 Berty Murtiningsih mengatakan, dari hasil pemeriksaan laboratorium jumlah warga terkonfirmasi positif bertambah 10 kasus positif. Penambahan kasus tersebut didominasi hasil tracking di Polda DIY.

"Memang signifikan menjadi klaster karena ada 8 orang, sehingga total kasus positif COVID-19 di DIY menjadi sebanyak 262 kasus," terangnya kepada wartawan di Yogyakarta, Jumat (12/6 /2020).

Dijelaskannya, berdasarkan informasi bahwa adanya klaster di Polda DIY tidak lepas dari sekolah pembentukan perwira (Setukpa) Polri di Sukabumi Jawa Barat. Kemudian juga di Sekolah Polisi Negara (SPN) di Selopamioro, Bantul. "Laporan dari pihak rumah sakit sebagian besar dari Setukpa kemudian ke SPN Selopamioro," bebernya.



Dilanjutkannya, sebagai besar untuk pasien dari klaster Polda DIY merupakan orang tanpa gejala. Saat ini semua sudah dilakukan isolasi di rumah sakit rujukan COVID -19. "Untuk jumlah orang yang diambil swab hari ini ada 115 orang dengan jumlah sampel 186,“ imbuh dia.

Selain penambahan 10 kasus, hari ini juga ada satu laporan kesembuhan. Dengan demikian jumlah warga yang dinyatakan sembuh adalah 196.

“Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) meninggal dunia dalam proses laboratorium, sudah dilakukan swab ada dua orang," bebernya.(Baca juga : Ini Tiga Kejanggalan atas Tuntutan Ringan Penyiram Novel Baswedan)



Hingga hari ini, secara rinci dilaporkan jumlah PDP total sebanyak 1684. Masih dalam perawatan 111 orang. Sedangkan hasil uji laboratorium menunjukkan hasil positif sebanyak 262 (sembuh 196, meninggal 8), negatif sebanyak 1264 orang dan masih dalam proses 158 (meninggal 23).
(nun)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top