Lapas di Jatim Terima Limpahan 7 WBP Kasus Terorisme, Kini Berjumlah 38 Orang
Rabu, 02 Februari 2022 - 15:46 WIB
loading...
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim kembali menerima limpahan tujuh warga binaan pemasyarakatan (WBP) khusus kasus terorisme. Foto SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim kembali menerima limpahan tujuh warga binaan pemasyarakatan (WBP) khusus kasus terorisme. Sehingga, saat ini ada 38 orang dengan kasus terorisme yang tersebar di 14 lapas di seluruh Jatim.
Hal itu disampaikan Plt. Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto. Wisnu menyatakan bahwa, pada awal tahun 2022 tepatnya di bulan Januari, pihaknya menerima tujuh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus terorisme dari Rutan Cikeas, Bogor. Baca juga: 96,14 Persen Warga Binaan Pemasyarakatan di Sulsel Sudah Terima Vaksin
Ketujuhnya disebar ke tiga lapas sesuai dengan SK Dirjen Pemasyarakatan. “Tiga orang ke Lapas Surabaya dan masing-masing dua orang ke Lapas Malang dan Lapas Madiun,” ujar Wisnu, Rabu (2/2/2022).
Wisnu menjelaskan, ketujuh WBP tersebut masih belum menyatakan ikrar kepada NKRI. Sehingga, ketiganya ditaruh di lapas yang memang selama ini sering berhasil membuat WBP teroris kembali ke pangkuan ibu pertiwi. “Dengan pendekatan kemanusiaan, akan kami upayakan agar secepatnya ketujuhnya bisa kembali ke NKRI,” harapnya.
Hal itu disampaikan Plt. Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto. Wisnu menyatakan bahwa, pada awal tahun 2022 tepatnya di bulan Januari, pihaknya menerima tujuh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus terorisme dari Rutan Cikeas, Bogor. Baca juga: 96,14 Persen Warga Binaan Pemasyarakatan di Sulsel Sudah Terima Vaksin
Ketujuhnya disebar ke tiga lapas sesuai dengan SK Dirjen Pemasyarakatan. “Tiga orang ke Lapas Surabaya dan masing-masing dua orang ke Lapas Malang dan Lapas Madiun,” ujar Wisnu, Rabu (2/2/2022).
Wisnu menjelaskan, ketujuh WBP tersebut masih belum menyatakan ikrar kepada NKRI. Sehingga, ketiganya ditaruh di lapas yang memang selama ini sering berhasil membuat WBP teroris kembali ke pangkuan ibu pertiwi. “Dengan pendekatan kemanusiaan, akan kami upayakan agar secepatnya ketujuhnya bisa kembali ke NKRI,” harapnya.
Lihat Juga :