Modal Penampilan Keren, PR Berhasil Gelapkan 8 Mobil Rental
Rabu, 02 Februari 2022 - 13:42 WIB
loading...
A
A
A
Selang dua hari selanjutnya, Ilham menyebutkan bahwa dirinya hendak mengambil mobilnya itu. Namun pelaku berdalih mobil masih digunakan untuk pengerjaan proyek di Danau Sentani. Dan sejak bulan November 2021, setoran dikatakan lancar.
"Jadi setoran mobil lancar, sejak bulan November itu. Setiap tiga hari kirim Rp1.5 juta, atau kadang dua hari dikirim Rp2 juta. Itu lancar sampai kemarin tanggal 18 Januari setelah ada kabar soal penipuan yang dilakukan oleh pelaku ini di Facebook," jelasnya.
Ihlam mengaku sempat ingin membuat surat perjanjiaan, namun hingga masalah ini muncul, surat perjanjian tidak juga dibuat. Dirinya mengaku cukup percaya dengan pelaku, lantaran setoran dikatakan lancar.
"Setorannya tidak ada masalah soalnya. Jadi, saya dengan istri percaya-percaya saja dan rencana mau buat surat perjanjian itu tidak jadi-jadi. Dan pada tanggal 18 Januari itu baru storan tidak ada, saya telpon nomornya juga tidak aktif," kata Ilham.
Dirinya sempat mendatangi rumah pelaku, namun betapa kaget jika pelaku hanya ngontrak di rumah tersebut dan barang-barang milik pelaku sudah dijual kepada tetangga-tetangganya di Sentani.
"Saya baru sadar kalau saya sudah ditipu. Apalagi kata tetangganya mereka sudah pindah. Istrinya pulang ke Manado. Habis itu saya buat laporan polisi dan baru tahu kalau ternyata korbannya tidak hanya saya," ucapnya.
Sementara korban lain Sudirman, mengaku juga dihubungi pelaku untuk menyewa mobilnya. Dikatakannya, sama dengan Ilham, pelaku menghubungi korban atas postingan iklan jasa rental di Facebook.
"Jadi setoran mobil lancar, sejak bulan November itu. Setiap tiga hari kirim Rp1.5 juta, atau kadang dua hari dikirim Rp2 juta. Itu lancar sampai kemarin tanggal 18 Januari setelah ada kabar soal penipuan yang dilakukan oleh pelaku ini di Facebook," jelasnya.
Ihlam mengaku sempat ingin membuat surat perjanjiaan, namun hingga masalah ini muncul, surat perjanjian tidak juga dibuat. Dirinya mengaku cukup percaya dengan pelaku, lantaran setoran dikatakan lancar.
"Setorannya tidak ada masalah soalnya. Jadi, saya dengan istri percaya-percaya saja dan rencana mau buat surat perjanjian itu tidak jadi-jadi. Dan pada tanggal 18 Januari itu baru storan tidak ada, saya telpon nomornya juga tidak aktif," kata Ilham.
Dirinya sempat mendatangi rumah pelaku, namun betapa kaget jika pelaku hanya ngontrak di rumah tersebut dan barang-barang milik pelaku sudah dijual kepada tetangga-tetangganya di Sentani.
"Saya baru sadar kalau saya sudah ditipu. Apalagi kata tetangganya mereka sudah pindah. Istrinya pulang ke Manado. Habis itu saya buat laporan polisi dan baru tahu kalau ternyata korbannya tidak hanya saya," ucapnya.
Sementara korban lain Sudirman, mengaku juga dihubungi pelaku untuk menyewa mobilnya. Dikatakannya, sama dengan Ilham, pelaku menghubungi korban atas postingan iklan jasa rental di Facebook.
Lihat Juga :