Modal Penampilan Keren, PR Berhasil Gelapkan 8 Mobil Rental
Rabu, 02 Februari 2022 - 13:42 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi dia (pelaku) hubungi saya dan menanyakan untuk sewa. Dia mau sewa per bulan, yang saat itu saya sampaikan Rp8 juta per bulannya. Sementara kalau harian saya katakan Rp350 ribu. Dia bilang, mobil mau dipakai sendiri untuk didaftarkan ke Grab. Akhirnya deal dengan harga Rp6.5 juta," kata Sudirman.
Dia menyebut setoran pelaku lancar sehingga dirinya tidak berpikir akan tertipu. Sejak sekitar sembilan bulan mobil disewa, setoran lancar. Sama dengan kasus Ilham, lewat sedikit, namun dihari berikutnya sudah dibayar.
"Bulan Desember akhir itu sudah ditransfer, sampai tanggal 18 Januari itu sudah tidak ada kabar. Saya tahunya dari Facebook, kalau ada penipuan atas nama pelaku PR. Saya sempat mau membuat laporan polisi, namun karena polisi minta rekening koran, maka belum lagi ke polisi," jelasnya.
Dikatakan, tidak hanya dirinya dan Ilham, namun masih ada korban-korban lain, dengan total 21 orang, hingga mereka membuat group WhatsApp. "Untuk yang mobil ada 8 orang. Ada juga motor dan uang. Informasi awal, pelaku ke Trenggalek. Namun setelah dicek sudah geser ke Surabaya," katanya.
Dirinya berharap laporan polisi yang telah dibuat oleh para korban, bisa ditindaklanjuti. Jika memang pelaku sudah di Surabaya, kiranya bisa meminta bantuan aparat di sana untuk turut dibantu mencari pelaku.
"Ya harapan kami dan teman-teman, sekiranya pihak Kepolisian bisa membantu kami atas persoalan ini. Mobil-mobil kami, dugaan kami digadaikan, karena sempat saya melihat plat nomor saya dipakai mobil lain. Dan dikatakan mobil pernah digadai oleh orang itu. Jadi untuk yang menerima gadai, sekira bisa menginformasikan kepada kami, sehingga nanti tinggal baku atur," pungkasnya.
Dia menyebut setoran pelaku lancar sehingga dirinya tidak berpikir akan tertipu. Sejak sekitar sembilan bulan mobil disewa, setoran lancar. Sama dengan kasus Ilham, lewat sedikit, namun dihari berikutnya sudah dibayar.
"Bulan Desember akhir itu sudah ditransfer, sampai tanggal 18 Januari itu sudah tidak ada kabar. Saya tahunya dari Facebook, kalau ada penipuan atas nama pelaku PR. Saya sempat mau membuat laporan polisi, namun karena polisi minta rekening koran, maka belum lagi ke polisi," jelasnya.
Dikatakan, tidak hanya dirinya dan Ilham, namun masih ada korban-korban lain, dengan total 21 orang, hingga mereka membuat group WhatsApp. "Untuk yang mobil ada 8 orang. Ada juga motor dan uang. Informasi awal, pelaku ke Trenggalek. Namun setelah dicek sudah geser ke Surabaya," katanya.
Dirinya berharap laporan polisi yang telah dibuat oleh para korban, bisa ditindaklanjuti. Jika memang pelaku sudah di Surabaya, kiranya bisa meminta bantuan aparat di sana untuk turut dibantu mencari pelaku.
"Ya harapan kami dan teman-teman, sekiranya pihak Kepolisian bisa membantu kami atas persoalan ini. Mobil-mobil kami, dugaan kami digadaikan, karena sempat saya melihat plat nomor saya dipakai mobil lain. Dan dikatakan mobil pernah digadai oleh orang itu. Jadi untuk yang menerima gadai, sekira bisa menginformasikan kepada kami, sehingga nanti tinggal baku atur," pungkasnya.
(don)
Lihat Juga :