PJB Kembangkan Co-Firing Manfaatkan EBT, Apa Itu?
Jum'at, 12 Juni 2020 - 11:02 WIB
loading...
A
A
A
Saat ini, katanya, PT PJB sudah berhasil melakukan pengujian di lima PLTU yakni Paiton, Rembang, Indramayu, Ketapang dan Tenayan dengan jenis boiler yang berbeda serta tiga jenis biomassa yang berbeda pula yakni wood pellet, cangkang sawit, dan saw dust.
“Co-Firing menawarkan aspek positif bagi lingkungan di industri kelistrikan. Kami sangat berharap inovasi ini dapat diterapkan di seluruh pembangkit listrik di Indonesia,” ungkapnya.
Co-Firing sendiri menjadi solusi tepat dalam menjaga bumi agar terwujud Indonesia yang lebih hijau. Sehingga tetap bisa dihuni dengan nyaman oleh semua generasi ke depannya.
Direktur Mega Project PLN Muhammad Ikhsan Asaad mengatakan, PT PJB berhasil melaksanakan uji coba Co-Firing. Langkah CoFiring ini sendiri akan dilaksanakan di 52 unit PLTU PLN dengan total kapasitas 18.184 MW sehingga dengan 5% penggunaan biomass diharapkan sekitar 900 MW PLTU dikonversi menjadi EBT.
Co-Firing sendiri merupakan proses penambahan biomassa sebagai bahan bakar pengganti parsial ke dalam boiler batubara eksisting tanpa modifikasi yang significant. Sehingga Melalui metode Direct Cofiring bio pellet dicampur melalui peralatan penggiling dan pengumpan. Dilanjutkan dengan proses pencampuran dengan batubara ke dalam boiler yang sama untuk dibakar.
“Co-Firing menawarkan aspek positif bagi lingkungan di industri kelistrikan. Kami sangat berharap inovasi ini dapat diterapkan di seluruh pembangkit listrik di Indonesia,” ungkapnya.
Co-Firing sendiri menjadi solusi tepat dalam menjaga bumi agar terwujud Indonesia yang lebih hijau. Sehingga tetap bisa dihuni dengan nyaman oleh semua generasi ke depannya.
Direktur Mega Project PLN Muhammad Ikhsan Asaad mengatakan, PT PJB berhasil melaksanakan uji coba Co-Firing. Langkah CoFiring ini sendiri akan dilaksanakan di 52 unit PLTU PLN dengan total kapasitas 18.184 MW sehingga dengan 5% penggunaan biomass diharapkan sekitar 900 MW PLTU dikonversi menjadi EBT.
Co-Firing sendiri merupakan proses penambahan biomassa sebagai bahan bakar pengganti parsial ke dalam boiler batubara eksisting tanpa modifikasi yang significant. Sehingga Melalui metode Direct Cofiring bio pellet dicampur melalui peralatan penggiling dan pengumpan. Dilanjutkan dengan proses pencampuran dengan batubara ke dalam boiler yang sama untuk dibakar.
(msd)
Lihat Juga :