Kesal, Suami Tebas Leher Selingkuhan Istri
Jum'at, 12 Juni 2020 - 10:16 WIB
loading...
FOTO/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
MUBA - Amri (45) warga Desa Muara Teladan, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Muba di Sumsel nekad membacok Kurniawan (45) yang diduga selingkuhan istrinya.
Peristiwa sadis itu terjadi pada Sabtu (6/6/2020) malam di Jembatan Galangan Desa Muara Teladan. Akibat tebasan pelaku, korban mengalami luka bacok pada bagian kepala, leher, dan tangan, serta jari sebelah kanan putus.
"Motifnya cemburu buta, tersangka kesal karena korban sering menghubungi istrinya," tandas Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem didampingi Waka Polres Kompol Irwan Andeta dan Kasat Reskrim AKP Deli Haris. (Baca juga: Komplotan Begal Diringkus di Hotel saat Kencan dengan Sejumlah Wanita)
Tersangka Amri, kata Pinem, berhasil ditangkap sekira pukul 01.10 WIB, Minggu (7/7/2020) saat berada di kediaman saudaranya di Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu. "Setelah melakukan penyelidikan. Hasilnya kurang dari 24 jam tersangka dapat diamankan," katanya.
Dari hasil pemeriksaan, sambung Pinem, tersangka mengaku kesal terhadap korban karena sering menggoda, mengirimkan pesan singkat, dan menelpon istrinya. Padahal, tersangka telah berkali-kali mengingatkan korban untuk berhenti menghubungi istrinya.
Peristiwa sadis itu terjadi pada Sabtu (6/6/2020) malam di Jembatan Galangan Desa Muara Teladan. Akibat tebasan pelaku, korban mengalami luka bacok pada bagian kepala, leher, dan tangan, serta jari sebelah kanan putus.
"Motifnya cemburu buta, tersangka kesal karena korban sering menghubungi istrinya," tandas Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem didampingi Waka Polres Kompol Irwan Andeta dan Kasat Reskrim AKP Deli Haris. (Baca juga: Komplotan Begal Diringkus di Hotel saat Kencan dengan Sejumlah Wanita)
Tersangka Amri, kata Pinem, berhasil ditangkap sekira pukul 01.10 WIB, Minggu (7/7/2020) saat berada di kediaman saudaranya di Desa Lumpatan, Kecamatan Sekayu. "Setelah melakukan penyelidikan. Hasilnya kurang dari 24 jam tersangka dapat diamankan," katanya.
Dari hasil pemeriksaan, sambung Pinem, tersangka mengaku kesal terhadap korban karena sering menggoda, mengirimkan pesan singkat, dan menelpon istrinya. Padahal, tersangka telah berkali-kali mengingatkan korban untuk berhenti menghubungi istrinya.
Lihat Juga :