Lelaki Blitar Ini Tewas Bakar Diri Karena Takut Corona

Kamis, 23 April 2020 - 17:54 WIB
loading...
Lelaki Blitar Ini Tewas...
Warga Desa Jiwut Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar yang dimakamkan dengan protokoler Covid-19. Sebelum meninggal dunia yang bersangkutan mencoba bunuh diri dengan membakar diri yang diduga karena takut Corona. Foto/Ist
A A A
BLITAR - Seorang warga Desa Jiwut, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar dimakamkan dengan menggunakan protokoler Covid-19.

Sebelum meninggal dunia, lelaki 37 tahun yang baru sekitar tujuh hari mudik dari Kalimantan, sempat mencoba mengakhiri hidup.

Kepala Desa Jiwut, Yanuar, meceritakan, korban sempat menenggak bensin, dimana sisanya dia siramkan ke sekujur tubuh, lalu disulutnya sendiri. Dalam kondisi terbakar, korban sempat berteriak jika dirinya tidak mati maka Corona akan menyebar kemana- mana.

"Teriakan itu (Jika tidak mati Corona menyebar kemana-mana) disaksikan tetangga sekitarnya," kata Yanuar kepada SINDOnews.com, Kamis (23/4/2020).

Korban yang aslinya dari Kediri, tiba di Desa Jiwut pada 17 April 2020. Sehari baru datang, pria tadi yang harusnya menjalani karantina mandiri, langsung bersilaturahmi ke rumah orang tuanya di Kediri.

"Saat datang pihak desa (Jiwut) langsung mendatanya sebagaiOrang dalam Pemantauan (ODP) dan diminta karantina mandiri. Tapi yang bersangkutan langsung ke Kediri," kata Yanuar.

Entah apa yang terjadi, setiba dari Kediri, Sabtu (18/4/2020), korban tiba-tiba melakukan upaya bunuh diri.

Terkait teriakan korban saat membakar diri, Yanuar tidak tahu pasti, apakah ketika masih di Kalimantan yang bersangkutan menjalani pemeriksaan medis terkait Corona dan hasil yang ada menjadi penyebabnya. "Apakah saat dites positif atau gimana sehingga ketakutan, kami tidak tahu pasti," kata Yanuar.

Sepengetahuan Yanuar, korban yang informasinya tidak akan kembali ke Kalimantan itu secara kejiwaan juga sehat. Sebelumnya tidak ada hal hal yang ganjil yang menyebabkan bersangkutan nekat bunuh diri dan meneriakkkan Corona.

"Sepengetahuan kami, selama ini yang bersangkutan juga sehat," jelas Yanuar.

Pada Sabtu (18/4/2020) korban dilarikan ke rumah sakit swasta di Kota Blitar dengan mengalami luka bakar 70%. Dia dirawat sampai Rabu (22/4/2020).

Saat menjalani perawatan, fokus petugas medis tertuju pada luka bakar yang diderita korban.

"Petugas medis tidak tahu kalau yang bersangkutan baru datang dari Kalimantan," jelas Yanuar.

Karena merasa tidak mampu menanggung biaya pengobatan, korban yang setelah mendapatkan surat keterangan tidak mampu dari desa, Kamis (23/4/2020) langsung dirujuk ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Kabupaten Blitar.

Belum lama menjalani perawatan sekitar pukul 10.00 WIB korban meninggal dunia. Karena alasan berstatus ODP dari Kalimantan, menurut Yanuar pihak rumah sakit, kemudian menerapkan protokoler pemakaman Covid-19.

Dari video yang beredar, sedikitnya 8 petugas medis RSUD Ngudi Waluyo Wlingi dengan baju Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, melaksanakan prosesi pemakaman.

Jenazah korban ditempatkan dalam sebuah peti dimana 8 petugas yang mengerjakan seluruh proses pemakaman. Dalam video yang beredar, usai jasad diturunkan di liang lahat, petugas melepas seluruh baju APD, dan dikuburkan bersama sama.

"Dari keterangan yang kami terima dari rumah sakit status yang bersangkutan meningkat menjadi PDP (Pasien dalam Pengawasan). Karenanya pemakaman diterapkan protokoler Covid-19," kata Yanuar.

Dalam kesempatan itu Yanuar juga mengatakan, Jumat besok (24/4/2020) pihaknya akan menanyakan hasil tes kesehatan korban. Sebab jika dinyatakan positif Covid-19, semua orang yang pernah kontak erat perlu dilakukan rapid test. Dikonfirmasi terpisah Camat Nglegok Aan Ernawanto membenarkan yang dimakamkan di TPU (Tempat Pemakaman Umum) Nglegok berstatus ODP Corona.

Namun terkait apakah yang bersangkutan positif atau negatif, menurut dia, belum ada penjelasan dari petugas kesehatan. "Untuk lebih jelasnya silakan konfirmasi ke puskesmas Nglegok," kata dia singkat.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tragis! Sejoli di Halmahera...
Tragis! Sejoli di Halmahera Tengah Nekat Bakar Diri di Kamar Kos
Tak Direstui Menikah...
Tak Direstui Menikah Lagi, Duda Bakar Kamar sampai Tewas Terpanggang
Ibu Muda Siram Tubuhnya...
Ibu Muda Siram Tubuhnya Pakai BBM Lalu Bakar Diri di Kamar
Tragis! Tewas Bakar...
Tragis! Tewas Bakar Diri dengan Bensin, Ibu di Tarakan Sempat 2 Kali Gagal Akhiri Hidup
Stres Ditinggal Cerai...
Stres Ditinggal Cerai Istri, Kaifan Siregar Tewas Bakar Diri
Mayat Membusuk Ditemukan...
Mayat Membusuk Ditemukan Hanyut di Sungai Belawan
Pria Bakar Diri di SPBU...
Pria Bakar Diri di SPBU Tangerang Selatan Meninggal Dunia
Seorang Pria Bakar Diri...
Seorang Pria Bakar Diri di Luar Pengadilan New York yang Jadi Lokasi Persidangan Donald Trump
Wanita Tewas Terbakar...
Wanita Tewas Terbakar di Tangerang, Polisi: Sengaja Bunuh Diri
Rekomendasi
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Mantan Wasit FIFA Bongkar...
Mantan Wasit FIFA Bongkar Bobrok Piala Dunia 2026: Teknologi VAR Gagal Simpulkan Offside
Berita Terkini
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
CCTV Bundaran HI Dituding...
CCTV Bundaran HI Dituding Mati saat Demo Mahasiswa, Diskominfotik DKI Jakarta Buka Suara
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved