200 Lapak Pedagang Pasar Sidayu Gresik Terbakar, Kerugian hingga Miliaran Rupiah

Minggu, 30 Januari 2022 - 13:21 WIB
loading...
200 Lapak Pedagang Pasar Sidayu Gresik Terbakar, Kerugian hingga Miliaran Rupiah
Petugas dibantu pedagang melakukan pembasahan di Pasar Sidayu yang terbakar, Minggu (30/1/2022). Foto/SINDOnewa/ashadi ik
A A A
GRESIK - Kebakaran Pasar Sidayu Gresik, Jawa Timur menghanguskan sekitar 200 lapak pedagang. Kebakaran Minggu (30/1/2022) pagi ini akhirnya berhasil dipadamkan petugas Dinas Pemadan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkaria) Gresik. Tak ada korban jiwa, tapi kerugian mencapai miliaran rupiah.

Informasi yang dihimpun, api dapat dikuasai sekitar pukul 07.30 WIB. “Kerugiannya banyak mas. Miliaran rupiah. Bisa dibayangkan, 200 lebih lapak. Setiap lapak ada isi dagangannya,” ujar Akhnad Lutfi (47) slah seorang pedagang.

Baca juga: Ricuh di Tambang Emas Gunung Botak Maluku, Warga Dilaporkan Tewas Tertembak

Kebakaran yang menimpa pasar kuno itu mulai terdeteksi pada pukul 04:00 Wib. Saat itu api muncul di salah satu kios pedagang. Kemudian dengan cepat menyambar beberapa kios di sampingnya. Dugaan sementara, penyebab kebakaran karena korsleting listrik.

Kepala Damkarla resik, Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun jumlah pedagang pasar yang terdampak ada sebanyak 526 orang. “Petugas kami yang mendapati ada laporan langsung mendatangi lokasi,” katanya.



Sebanyak tiga mobil Damkar dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman sendiri tidak mudah. Petugas bisa menguasai api setelah beberapa jam kemudian. Ditambah media terbakar merupakan kios dan lapak, yang rata-rata terbuat dari bangunan kayu. “Kendalanya selama proses pemadaman kesulitan sumber air dan suplay air,” jelasnya.

Kejadian di Pasar Sidayu ini menambah data kebakaran di Gresik selama bulan januari 2022. Dari data Damkarla sendiri, bulan ini sudah ada 9 kejadian kebakaran. Penyebabnya bervariasi. Naum rata-rata disebabkan karena korsleting listrik.
(msd)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1926 seconds (11.252#12.26)