Tangkapan Ikan Dibatasi, Nelayan Natuna: Kumpulkan Kami Lalu Lempari Bom

Jum'at, 28 Januari 2022 - 16:15 WIB
loading...
Tangkapan Ikan Dibatasi,...
Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Natuna, dan Aliansi Nelayan Natuna (Anna), menggalang dukungan masyarakat untuk menolak kebijakan kuota tangkap ikan. Foto/MPI/Alfie Al Rasyid
A A A
NATUNA - Rencana Kementrian Kelautan dan Prikanan (KKP) berencana melakukan pembatasan tangkapan ikan. Rencana ini mendapatkan perlawanan dari Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Natuna, dan Aliansi Nelayan Natuna (ANNA).

Baca juga: Tangkapan Ikan di Laut Bakal Dibatasi, Nelayan di Natuna Menangis

HNSI dan ANNA menggalang dukungan masyarakat, untuk menolak kebijakan kuota tangkap ikan yang rencananya akan segera diterapkan secara nasional. Dukungan terhadap penolakan kebijakan tersebut dihimpun melalui surat yang ditandatangani oleh masyarakat umum.



Korlap ANNA, Bahrul Lazi menjelaskan, dukungan ini diperlukan untuk menguatkan upaya dan gerakan penolakan terhadap kebijakan kuota tangkap. "Untuk tahap pertama ini, kami mulai menghimpun dukungan dari kalangan nelayan terlebih dahulu. Habis itu baru ke masyarakat umum," ujar Bahrul, Jumat (28/1/2022).

Baca juga: Asyik Beradu Syahwat di Ruang Tamu Rumah Selingkuhannya, Duda Ini Akhirnya Tewas Bersimbah Darah

Target awal dukungan yang diperlukan oleh organisasi tersebut, minimal 200 tanda tangan dari masyarakat. Setelah itu, akan diserahkan ke instansi terkait untuk disampaikan ke pemerintah pusat. "Dukungan ini akan kami kirim ke DPRD Kabupaten Natuna, dan DPRD Provinsi Kepri," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
Pemkab Mimika-Bea Cukai...
Pemkab Mimika-Bea Cukai Papua Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Nelayan dan UMKM
BMKG Ingatkan Potensi...
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi hingga 13 Mei 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Rekomendasi
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
6 Fakta Buster GBU-57,...
6 Fakta Buster GBU-57, Bom Bunker AS yang Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved