Ancam Laporkan Balik Polisi, Dua Nakes di Medan Bantah Suntikkan Vaksin Kosong

Kamis, 27 Januari 2022 - 01:21 WIB
loading...
Ancam Laporkan Balik...
Dua nakes di Medan bantah suntikkan vaksin kosong. Foto: Wahyudi/MPI
A A A
MEDAN - Dr TGA dan DSS, dua tenaga kesehatan (nakes) yang sempat meminta maaf dalam peristiwa penyuntikan vaksin kosong di SD Wahidin, Medan Labuhan, Kota Medan, pada Senin 17 Januari 2022, mengaku telah bekerja sesuai dengan prosedur standar operasi (SOP) vaksinasi Covid-19.

Pengakuan tersebut sekaligus membantah tudingan bahwa keduanya telah melakukan penyuntikan vaksin kosong.

Bantahan itu disampaikan kedua tenaga kesehatan itu melalui tim kuasa hukumnya dalam konferensi pers yang digelar di Kafe Anggrek, Jalan Pelajar Ujung, Kota Medan.

Baca juga: Bakwan Isi Staples di Medan Ternyata untuk Wartawan Peliput Vaksin Kosong

"Kita dari Kuasa Hukum menyatakan bahwa kegiatan vaksinasi pada tanggal 17 Januari 2022 yang dilakukan di sekolah swasta di daerah Martubung yang dilakukan pihak Polres Pelabuhan Belawan bekerjasama dengan PDUI bahwa, setelah kami lakukan observasi terhadap saudara TGA dan DSS, klien kami tersebut sudah melakukan tugasnya dengan baik sesuai dengan SOP," ujar OK Dede Kurniawan, kuasa hukum kedua nakes, Rabu (26/1/2022).

Terkait dengan video yang menyebut soal vaksin kosong yang disuntikkan, mereka menyebut itu tidak benar. Karena jarum suntik itu sebenarnya telah berisi vaksin.

"Klien kami bantah secara tegas soal video yang viral tersebut. Karena dosis 0,5 ml itu sedikit sekali. Jadi terlihat seperti tidak ada. Jadi spit itu sudah diisi vaksin," jelasnya.

Baca: Suntikkan Vaksin Kosong kepada Siswa SD di Medan, 2 Nakes Diperiksa Polisi

Soal tersebarnya video saat vaksinasi hingga viral, Dede menyatakan pihaknya akan mengambil langkah hukum. Mereka menyayangkan soal beredarnya video itu, padahal belum tentu terbukti kebenarannya.

"Kami mohon kepada semua pihak untuk menahan diri. Kita serahkan kepada Kepolisian untuk menuntaskan perkara ini dan menentukan klien kami ini apa statusnya," paparnya.

Baca: Dokter di Medan Diduga Suntikkan Vaksin Kosong, IDI: Kita Bina

Terkait dengan permintaan maaf yang disampaikan TGA beberapa waktu lalu, ditegaskan oleh Dede, bukanlah karena dia bersalah.

"Permintaan maaf bukan mengatakan dia bersalah. Permintaan maaf dimaksudkan bukan mengakui kesalahan. Kita minta semua pihak menahan diri. Kita tunggu sampai ada kepastian dari proses hukum yang sedang berjalan," tutupnya.
(hsk)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sahabat Polisi Keluarkan...
Sahabat Polisi Keluarkan Petisi Kota Medan Dukung TNI-Polri Jaga Keamanan Indonesia
Partai Perindo Sembelih...
Partai Perindo Sembelih 7 Ekor Hewan Kurban di Kota Medan
2 Anggota DPRD Medan...
2 Anggota DPRD Medan Baku Hantam di Toilet Gedung Dewan
Warga Sebut Patroli...
Warga Sebut Patroli Antikejahatan Kodam I/BB di Medan Berikan Rasa Aman
Truk Tabrak Dua Mobil...
Truk Tabrak Dua Mobil di Gerbang Tol Tanjung Mulia, Satu Orang Luka-luka
8 Hari Hilang, 2 Anggota...
8 Hari Hilang, 2 Anggota Basarnas Medan Ditemukan Meninggal Dunia
Soulyu Meriahkan Medan...
Soulyu Meriahkan Medan Beauty Week 2026 dengan Antusiasme Luar Biasa
Jadwal Buka Puasa dan...
Jadwal Buka Puasa dan Imsakiyah Medan Ramadan 2025/1446 H Selama 30 Hari, Jangan Sampai Terlewat!
Penangkapan Bandar Narkoba...
Penangkapan Bandar Narkoba Diwarnai Tembakan, Polisi Temukan 40 Kg Sabu
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
Berita Terkini
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Infografis
Rama Duwaji, Istri dan...
Rama Duwaji, Istri dan Otak di Balik Kemenangan Zohran Mamdani
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved