Gagal Mediasi Kasus Perundungan Siswi SMP di Makassar Berlanjut

Selasa, 25 Januari 2022 - 22:27 WIB
loading...
Gagal Mediasi Kasus...
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando. Foto: Sindonews/Faisal Mustafa
A A A
MAKASSAR - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Makassar, memutuskan untuk melanjutkan proses hukum kasus perundungan antara siswi SMP yang video kekerasannya viral di media sosial. Itu setelah upaya mediasi antar korban dan tersangka gagal.

Kasi Humas Polrestabes Makassar , AKP Lando menyatakan, pihaknya telah melakukan upaya mendamaikan kedua belah pihak pada Kamis 20 Januari 2022, namun pihak keluarga korban menolak begitu juga sebaliknya keluarga tersangka bersikukuh bahwa tak melakukan kesalahan.

Baca Juga: Video Perundungan Siswi Viral di Makassar, Kepala Disdik Sebut Hanya Konten

"Sehingga diputuskan untuk dilakukan proses lanjut. Dan sudah digelarkan untuk naik ke tahap penyidikan. Tersangka satu orang, terlapor anak perempuan berinisal PA, usia 13 tahun. Sementara dilengkapi berkasnya untuk dilimpahkan," kata Lando di kantornya, Selasa (25/1/2022).

Dia melanjutkan, kasus tersebut bakal disesuaikan dengan mekanisme peradilan anak. PA sendiri dijerat dengan Pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman paling lama 2 tahun penjara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ternyata Pelajar Pembawa...
Ternyata Pelajar Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Korban Bully
Minta Polri Tingkatkan...
Minta Polri Tingkatkan Pencegahan Serangan Bom Rakitan, Sahroni: Semua Pihak Harus Bertanggung Jawab!
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Lawan Perundungan di...
Lawan Perundungan di Sekolah, Wilmar Masukkan Program Anti-Bullying di Kurikulum
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Rekomendasi
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved