Lawan Perundungan di Sekolah, Wilmar Masukkan Program Anti-Bullying di Kurikulum

Minggu, 08 Maret 2026 - 10:53 WIB
loading...
Lawan Perundungan di...
Para siswa Sekolah Bina Bangsa, Sampit, Kalimantan Tengah mengikuti sosialisasi anti-bullying di sekolah mereka. Program ini dilakukan sejak 2019. Foto/Dok. SindoNews
A A A
SAMPIT - Wilmar terus berkomitmen melawan aksi perundungan ( bullying ) di lingkungan sekolah. Salah satu bentuknya, mereka terus menyosialisasikan program anti-bullying di sekolah-sekolah yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Langkah ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa dan lingkungan sekolah mencegah serta menanggulangi praktik perundungan sejak dini. Sosialisasi telah dijalankan sejak 2019 melalui integrasi materi anti-bullying ke dalam kurikulum Sekolah Bina Bangsa, sekolah yang dikelola perusahaan di Sampit, Kalimantan Tengah. Baca juga: RUU Sisdiknas Atur Bab Khusus soal Penanganan Perundungan

Program ini disambut positif oleh pihak sekolah, orang tua, maupun siswa. “Kami ingin menekan potensi terjadinya perundungan sedini mungkin, sebagai bagian dari upaya melindungi dan membentuk karakter generasi muda,” kata Koordinator Women on Working Group (WoW) Wilmar Central Kalimantan Project Sarimanah melalui siaran pers, Minggu (8/3/2026).

Materi pembelajaran anti-bullying tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga melalui kegiatan praktik, Seperti mengenali tanda-tanda perundungan, langkah penanganan dan pencegahan, hingga pendampingan bagi korban. Selain itu, siswa juga diajak mengekspresikan pesan anti-bullying melalui berbagai bentuk pentas seni bertema empati, persahabatan, dan saling menghargai.

Menurut Sarimanah, penerapan kurikulum tersebut terbukti membantu menekan kasus perundungan di lingkungan sekolah. “Kami melihat perubahan perilaku positif pada siswa, baik dalam berinteraksi maupun dalam menyelesaikan konflik secara sehat,” tambahnya.

Sebagai bagian dari penguatan kapasitas, tim WoW Wilmar juga telah mendapatkan pelatihan khusus mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak dan anti-bullying dari International Labour Organization (ILO) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF). “Dengan dukungan dari lembaga internasional tersebut, kami berharap dapat terus memperluas dampak positif program ini ke lebih banyak sekolah di wilayah operasional Wilmar,” ujarnya. Baca juga: Peduli Pendidikan, Wilmar Sediakan Sekolah Berkualitas di Perkebunan Sawit

Pihaknya berharap, sosialisasi anti-bullying dapat diperluas ke lingkungan yang lebih luas dan mendapatkan dukungan yang lebih banyak lagi, terutama masyarakat. Hal itu mengingat maraknya kasus bullying saat ini. “Jika lebih banyak lagi pihak yang dapat berpartisipasi, kasus bullying diharapkan dapat ditekan,” terangnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bantu Aktivitas Ekonomi...
Bantu Aktivitas Ekonomi Nelayan, Wilmar Serahkan Peralatan Tangkap Ikan
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
Kasus Kekerasan Anak...
Kasus Kekerasan Anak di Yogya, Menteri PPPA Beberkan 44% Daycare Belum Punya Izin
Pemkot Yogyakarta Lakukan...
Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare Pascakasus Kekerasan Anak di Little Aresha
13 Tersangka Kasus Penganiayaan...
13 Tersangka Kasus Penganiayaan Daycare di Jogja, Polda DIY Sebut Bisa Bertambah
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Sekolah Yehonala Peringati...
Sekolah Yehonala Peringati Hari Anti Bullying Sedunia 2026 dengan Edukasi dan Komitmen Bersama
Menko PMK Bentuk Gugus...
Menko PMK Bentuk Gugus Tugas Tata Kelola Daycare Buntut Kasus Little Aresha
Rekomendasi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Terkenal Fanatik, Suporter...
Terkenal Fanatik, Suporter Argentina Jadi Sorotan di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved