Kerusuhan Sorong Dipicu Salah Paham di Diskotek, Polisi Tegaskan Bukan SARA
Selasa, 25 Januari 2022 - 08:49 WIB
loading...
A
A
A
Massa selain bentrok juga membakar Diskotek Double O dan sejumlah fasilitas dan kendaraan.
"Tadi malam yang dirusak, dua mobil yakni Avanza dan Pajero. Kekuatan kita masih kalah dengan massa (yang mengamuk), mereka sekitar 200-250 orang," ungkapnya.
Diskotek Double O di Jalan Sungai Maruni, Sorong Timur merupakan diskotek terbesar di Sorong, Papua Barat.
Sebanyak 15 orang karyawan dan tamu tempat hiburan malam (THM) Diskotek Double O di Jalan Sungai Maruni, Sorong Timur, Sorong, Papua Barat dilaporkan hilang pasca- pembakaran akibat bentrok dua kelompok masyakarat di Kota Sorong Papua Barat, Senin (24/1/2022) malam.
Sebanyak 15 orang tersebut dilaporkan tak ada kabar usai Diskotek Double O dibakar massa yang mengamuk.
Menurut Meidi salah satu karyawan Double O, sejumlah rekan-rekannya hingga saat ini belum diketahui nasibnya.
"Kalau yang tadi kami dapat informasi, sampai saat ini ada 15 orang, termasuk karyawan dan diduga juga ada tamu di dalam saat kejadian. Kejadian ini kami berharap seluruhnya selamat," ungkap Meidi yang datang ke lokasi untuk mengecek kabar kerabatnya, Selasa pagi (25/1/2022).
"Tadi malam yang dirusak, dua mobil yakni Avanza dan Pajero. Kekuatan kita masih kalah dengan massa (yang mengamuk), mereka sekitar 200-250 orang," ungkapnya.
Diskotek Double O di Jalan Sungai Maruni, Sorong Timur merupakan diskotek terbesar di Sorong, Papua Barat.
Sebanyak 15 orang karyawan dan tamu tempat hiburan malam (THM) Diskotek Double O di Jalan Sungai Maruni, Sorong Timur, Sorong, Papua Barat dilaporkan hilang pasca- pembakaran akibat bentrok dua kelompok masyakarat di Kota Sorong Papua Barat, Senin (24/1/2022) malam.
Sebanyak 15 orang tersebut dilaporkan tak ada kabar usai Diskotek Double O dibakar massa yang mengamuk.
Menurut Meidi salah satu karyawan Double O, sejumlah rekan-rekannya hingga saat ini belum diketahui nasibnya.
"Kalau yang tadi kami dapat informasi, sampai saat ini ada 15 orang, termasuk karyawan dan diduga juga ada tamu di dalam saat kejadian. Kejadian ini kami berharap seluruhnya selamat," ungkap Meidi yang datang ke lokasi untuk mengecek kabar kerabatnya, Selasa pagi (25/1/2022).
(shf)
Lihat Juga :