Seperti Nabi Musa, Bayi Sunan Giri Dibuang ke Laut oleh Raja Blambangan
Selasa, 25 Januari 2022 - 05:35 WIB
loading...
A
A
A
Melalui Pesantren Giri ini, Sunan Giri akhirnya menyebarkan agama Islam. Dia mendidik santri-santrinya yang tersebar luas hingga Madura, Lombok, Kalimantan, Sulawesi dan Maluku, untuk ikut menyebarkan agama Islam.
Baca: Dahsyatnya Senjata Biologis Mataram dalam Penaklukan Surabaya Picu Wabah Penyakit dan Kelaparan
Pengaruhnya sangat besar, hingga Pesantren Giri itu berubah menjadi sebuah kerajaan kecil bernama Giri Kedaton.
Kerajaan Giri Kedaton ini menguasai wilayah Gresik dan sekitarnya hingga beberapa genarasi sampai akhirnya tumbang oleh Sultan Agung dari Mataram Islam. Selain melalui pendidikan, Sunan Giri menyebarkan Islam dengan kebudayaan.
Dia mendatangi langsung warga, mengajak mereka berkumpul dalam satu acara selamatan, upacara dan sebagainya. Kemudian juga lewat seni pertunjukan, nyanyi-nyanyian. Melalui cara ini, Islam dapat diterima di Jawa.
Baca: Mataram Berdarah! Rara Oyi Calon Istri Raja Diculik dan Disetubuhi Putra Mahkota
Selain itu, Sunan Giri juga mengajarkan Islam lewat politik. Sebagai Raja di wilayah itu, Sunan Giri memiliki kewenangan yang tidak terbatas. Sunan Giri mangkat, pada 913 H atau 1506 Masehi di sebuah bukit di Giri.
Sampai di sini ulasan singkat Cerita Pagi diakhiri, semoga memberikan manfaat bagi pembaca. Penulis menerima masukan dan saran, untuk penyempurnaan tulisan ini.
Sumber tulisan:
1. M. Bambang Pranowo, Memahami Islam Jawa, Kerja sama Pustaka Alvabet dan Indonesian Institute for Society Empowerment (INSEP), 2009.
2. Merle Calvin Ricklefs, Moh. Sidik Nugraha, Sejarah Indonesia Modern 1200-2008, Serambi Ilmu Semesta, 2008.
3. Rizem Aizid, Sejarah Islam Nusantara, Diva Press, 2016.
Baca: Dahsyatnya Senjata Biologis Mataram dalam Penaklukan Surabaya Picu Wabah Penyakit dan Kelaparan
Pengaruhnya sangat besar, hingga Pesantren Giri itu berubah menjadi sebuah kerajaan kecil bernama Giri Kedaton.
Kerajaan Giri Kedaton ini menguasai wilayah Gresik dan sekitarnya hingga beberapa genarasi sampai akhirnya tumbang oleh Sultan Agung dari Mataram Islam. Selain melalui pendidikan, Sunan Giri menyebarkan Islam dengan kebudayaan.
Dia mendatangi langsung warga, mengajak mereka berkumpul dalam satu acara selamatan, upacara dan sebagainya. Kemudian juga lewat seni pertunjukan, nyanyi-nyanyian. Melalui cara ini, Islam dapat diterima di Jawa.
Baca: Mataram Berdarah! Rara Oyi Calon Istri Raja Diculik dan Disetubuhi Putra Mahkota
Selain itu, Sunan Giri juga mengajarkan Islam lewat politik. Sebagai Raja di wilayah itu, Sunan Giri memiliki kewenangan yang tidak terbatas. Sunan Giri mangkat, pada 913 H atau 1506 Masehi di sebuah bukit di Giri.
Sampai di sini ulasan singkat Cerita Pagi diakhiri, semoga memberikan manfaat bagi pembaca. Penulis menerima masukan dan saran, untuk penyempurnaan tulisan ini.
Sumber tulisan:
1. M. Bambang Pranowo, Memahami Islam Jawa, Kerja sama Pustaka Alvabet dan Indonesian Institute for Society Empowerment (INSEP), 2009.
2. Merle Calvin Ricklefs, Moh. Sidik Nugraha, Sejarah Indonesia Modern 1200-2008, Serambi Ilmu Semesta, 2008.
3. Rizem Aizid, Sejarah Islam Nusantara, Diva Press, 2016.
(hsk)
Lihat Juga :