Keluarga Kakek 89 Tahun Tewas Diamuk Massa: Bukan Pengeroyokan Biasa, tapi Pembunuhan Berencana
Senin, 24 Januari 2022 - 18:35 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, ada orang yang mengendarai motor paling belakang yang bertugas mengajak orang-orang yang nongkrong di pinggir jalan untuk ikut mengejar mobil yang dikendarai HM. Kemudian, ada mobil patroli polisi yang ikut mengejar dan membuang tembakan gas air mata ke arah mobil HM tepat di persimpangan jalan menuju Kawasan Industri Pulogadung sehingga mobil HM berhasil dihentikan.
Baca juga: IPW Desak Propam Periksa Patroli Komando di Pengeroyokan Kakek 89 Tahun
Ketika mobil HM berhenti, beberapa orang pengejar (bukan massa yang ikut-ikutan) langsung merusak mobil HM lalu menarik paksa HM keluar dari mobil. Selanjutnya, menyerang HM dengan batu, helm, dan kayu sehingga kepala HM pecah di beberapa bagian dan menyebabkan kematian.
"Tidak selesai sampai pembunuhan sekali pun HM sudah meninggal dunia, jenazahnya masih diteriaki dan dipaksa makan kerupuk oleh para pembunuh tersebut. Sungguh perbuatan biadab orang yang sudah nyata meninggal dunia masih diperlakukan seperti itu," ujar Freddy.
"Pihak keluarga berharap polisi mendalami motif dari kasus pengeroyokan/pembunuhan ini sekaligus mencari aktor intelektualnya karena pihak keluarga berkeyakinan peristiwa ini bukan pengeroyokan biasa, tapi merupakan pembunuhan berencana dengan cara yang sangat keji," ungkapnya.
Baca juga: IPW Desak Propam Periksa Patroli Komando di Pengeroyokan Kakek 89 Tahun
Ketika mobil HM berhenti, beberapa orang pengejar (bukan massa yang ikut-ikutan) langsung merusak mobil HM lalu menarik paksa HM keluar dari mobil. Selanjutnya, menyerang HM dengan batu, helm, dan kayu sehingga kepala HM pecah di beberapa bagian dan menyebabkan kematian.
"Tidak selesai sampai pembunuhan sekali pun HM sudah meninggal dunia, jenazahnya masih diteriaki dan dipaksa makan kerupuk oleh para pembunuh tersebut. Sungguh perbuatan biadab orang yang sudah nyata meninggal dunia masih diperlakukan seperti itu," ujar Freddy.
"Pihak keluarga berharap polisi mendalami motif dari kasus pengeroyokan/pembunuhan ini sekaligus mencari aktor intelektualnya karena pihak keluarga berkeyakinan peristiwa ini bukan pengeroyokan biasa, tapi merupakan pembunuhan berencana dengan cara yang sangat keji," ungkapnya.
(jon)
Lihat Juga :