Hanya Pendaftar Tercepat Bisa Ikut Turnamen Esport Kill The LAst Surabaya

Sabtu, 22 Januari 2022 - 00:33 WIB
loading...
Hanya Pendaftar Tercepat...
Turnamen Kill The LAst dalam season sebelumnya. Kini turnamen yang sama yakni season ke 6 kembali digelar di Surabaya.Foto/ist
A A A
SURABAYA - Turnamen esport paling bergengsi di wilayah Surabaya Raya kembali digelar lagi oleh komunitas esport yang tergabung dalam Kill The LAst Surabaya. Kali ini laga yang bakal dimainkan adalah genre PUBG dengan total hadiah jutaan rupiah.

Penanggung jawab turnamen Rizky Darmawan Priyambodo mengatakan acara esport yang mengambil tema besar Liga LAgi ini sudah berjalan sampai di Season 6. Pendaftar tercepat akan terpilih untuk ikut 'bertempur' dalam adu skill battle royale secara online ini. Lokasi pendaftaran berada di M Radio Surabaya atau bisa menghubungi melalui akun instagram resmi @kill_the_last.

Baca juga: Geger! Tuding Terlibat Suap, Mantan Polisi Ricardo Siahaan Minta Maaf ke Kapolrestabes Medan

Panitia akan membatasi jumlah tim yang ikut dalam Liga LAgi season 6 ini hanya 24 tim saja. Karena itu siapa cepat mendaftar, dia lah yang akan berkesempatan untuk mendapatkan hadiah tersebut.

"Mulai hari ini pendaftarannya sudah kami buka. Dari pengalaman season sebelumnya, peserta rata-rata dari Surabaya dan beberapa ada dari Gresik, Malang, Sidoarjo dan wilayah sekitarnya," kata pria yang biasa disapa Mbek ini pada Selasa (11/1).

"Start kami akan dimulai pada match pertama pada tanggal 2 Februari 2022, kemudian match kedua 3 Februari, match ketiga pada tanggal 9 Februari 2022, match ke-empat pada 10 Februari dan babak grand final pada tanggal 13 Februari 2022," urai Affan.

Tekhnisnya, kompetisi ini akan dilangsungkan dengan sistem liga, yakni di babak kualifikasi dari 24 tim akan dibagi menjadi 4 Grup. Mereka akan bermain selama empat hari guna mengambil point terbanyak. Dari sana akan diambil 16 besar untuk menuju ke grand final di 13 Februari 2022 tersebut.



Untuk Event liga LAgi Season ini Kill the last berkolaborasi dengan team RavenClaw dan juga sebelumnya berkolaborasi dengan team Dominion.

Kedepannya pihaknya akan mempetakan tim-tim unggulan berdasarkan hasil pertandingan ini dalam satu kelompok. Tim-tim juara ini kemudian akan dipromosikan ke kasta tertinggi, ibaratnya kata dia adalah Liga 1, sedangkan tim yang belum juara masuk ke Liga 2.

Hal ini sebagai bagian dari mencari bibit terbaik para gamers, sekaligus memberikan kesempatan kepada tim baru untuk ikut bertanding dengan tim-tim selevel. Dengan demikian tidak ada monopoli juara dari satu tim saja.

"Jadi tim liga 1 tidak boleh ikut liga 2, biar persaingannya merata dan tim di liga 2 bisa termotivasi meningkatkan skill mereka agar naik level ke Liga 1," ungkapnya.

Koordinator Kill The LAst Surabaya Affan Haris Shofwanadi mengatakan perkembangan esport di Surabaya makin menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan dalam dua tahun terakhir ini. Setiap Kill The LAst menggelar acara, pesertanya selalu membeludak, bukan hanya dari Surabaya saja, namun kota-kota di luar Jawa Timur.

"Dunia esport makin mendapat tempat, kami harap kedepannya bisa mendapatkan bibit-bibit potensial untuk kami bawa ke level yang lebih tinggi lagi," ungkapnya
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Kapolda Cup 2026,...
Dukung Kapolda Cup 2026, HGI Dorong Pertumbuhan Olahraga Asah Otak
Kemenekraf Dorong IP...
Kemenekraf Dorong IP Lokal Mendunia di M7 World Championship
Di Event SatSet Mabar...
Di Event SatSet Mabar Boyolali, Alam Ganjar Bicara Kolaborasi hingga Pacu Ekosistem eSports
Milenial Ganjar Gelar...
Milenial Ganjar Gelar Turnamen E-Sport MLBB, Ajang Asah Bakat Pemuda Gowa
Ratusan Gamers Unjuk...
Ratusan Gamers Unjuk Kemampuan dalam Turnamen Chieforia Efootball Mobile
Jaring Gamers Andal,...
Jaring Gamers Andal, CBN Championship Series S5 Digelar di Bandung
ANOA Token Perkuat Ekosistem...
ANOA Token Perkuat Ekosistem Esports dan Web3 Gaming lewat Platform PickMe
Dua Atlet Utusan IFeL...
Dua Atlet Utusan IFeL Bawa Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Rekomendasi
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
Resmi Kolaborasi dengan...
Resmi Kolaborasi dengan MNC Group untuk Piala AFF 2026, Reza Arap: Saya Merasa Sangat Terhormat
Bertahun-Tahun Punya...
Bertahun-Tahun Punya Kebiasaan Ini, Axelo Ngaku Jempolnya Sempat Berbeda
Berita Terkini
Polda Papua: Mortir...
Polda Papua: Mortir Sisa PD II di Biak Meledak saat Digergaji 5 Orang
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Dilaporkan ke Polres...
Dilaporkan ke Polres Jaksel, Roy Suryo Langsung Pamerkan IPK 3,86
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi Bupati Fadia Arafiq Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Semarang
Ledakan Bom Sisa Perang...
Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua, 9 Tewas, 6 Luka-luka
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved