Istri yang Dibakar Suaminya Akhirnya Tewas Usai 4 Hari Dirawat di Rumah Sakit
Jum'at, 21 Januari 2022 - 21:16 WIB
loading...
A
A
A
Humas RSUD Siti Aisyah Kota Lubuklinggau, Yasir Watera mengatakan, pasien tersebut meninggal sekitar pukul 13.00 WIB. Dan memang kondisi pasien mengalami luka bakar sekitar 80 persen.
Luka bakar yang diderita korban mengganggu sistem pernafasan, ginjal atau organ-organ dalam tubuh sudah berkurang. "Kalau biasanya yang mengalami luka bakar 80 persen itu, mengalami gangguan pernafasan, ginjal tidak berfungsi, fungsi-fungsi organ sudah berkurang. Namanya terbakar," jelasnya.
Sementara itu, jenazah almarhumah Fatimah direncanakan akan dimakamkan Sabtu (22/1/2022) oleh pihak keluarganya sekitar pukul 11.00 WIB sembari menunggu kedatangan adik almarhumah dari Jambi. Jenazah dari rumah sakit, selanjutnya dibawa ke rumah duka di Jalan Selamet Efendi RT 10 Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur 2.
Baca juga: Gadis Manado Diperkosa hingga Pendarahan Hebat, Polisi Serius Lakukan Penyelidikan
Ketua RT 10, Abdul Hatop mengungkapkan, sosok almarhumah sepengetahuannya orang yang supel. Dan memang almarhumah sedikit keras, sedangkan suami almarhumah agak pendiam, tidak berbaur dan tidak banyak berbicara.
Mengenai rumah tangga korban selama menetap di RT 10 Keramat Abadi, menurut Abdul Hatop tidak ada persoalan. Diakuinya, antara korban dan suaminya memang pernah bertengkar dan sampai didamaikan dirinya selaku ketua RT. "Pernah dua kali mereka ribut, dan sampai diselesaikan oleh ketua RT, tapi setelah itu rukun lagi," jelas Abdul.
Luka bakar yang diderita korban mengganggu sistem pernafasan, ginjal atau organ-organ dalam tubuh sudah berkurang. "Kalau biasanya yang mengalami luka bakar 80 persen itu, mengalami gangguan pernafasan, ginjal tidak berfungsi, fungsi-fungsi organ sudah berkurang. Namanya terbakar," jelasnya.
Sementara itu, jenazah almarhumah Fatimah direncanakan akan dimakamkan Sabtu (22/1/2022) oleh pihak keluarganya sekitar pukul 11.00 WIB sembari menunggu kedatangan adik almarhumah dari Jambi. Jenazah dari rumah sakit, selanjutnya dibawa ke rumah duka di Jalan Selamet Efendi RT 10 Kelurahan Cereme Taba, Kecamatan Lubuklinggau Timur 2.
Baca juga: Gadis Manado Diperkosa hingga Pendarahan Hebat, Polisi Serius Lakukan Penyelidikan
Ketua RT 10, Abdul Hatop mengungkapkan, sosok almarhumah sepengetahuannya orang yang supel. Dan memang almarhumah sedikit keras, sedangkan suami almarhumah agak pendiam, tidak berbaur dan tidak banyak berbicara.
Mengenai rumah tangga korban selama menetap di RT 10 Keramat Abadi, menurut Abdul Hatop tidak ada persoalan. Diakuinya, antara korban dan suaminya memang pernah bertengkar dan sampai didamaikan dirinya selaku ketua RT. "Pernah dua kali mereka ribut, dan sampai diselesaikan oleh ketua RT, tapi setelah itu rukun lagi," jelas Abdul.
Lihat Juga :