Tangis Pecah di Balikpapan, Warga Menyaksikan Korban Kecelakaan Maut Terseret di Jalan

Jum'at, 21 Januari 2022 - 11:03 WIB
loading...
Tangis Pecah di Balikpapan, Warga Menyaksikan Korban Kecelakaan Maut Terseret di Jalan
Kecelakaan maut melibatkan sejumlah kendaraan di Jalan Soekarno-Hatta, Muara Rapak, Balikpapan Utara, Kalimantan Timur, Jumat (21/1/2022) pukul 06.30 WITA. Foto/iNews TV/Mukmin Azis
A A A
BALIKPAPAN - Tangis dan kepanikan pecah di Simpang Muara Rapak Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1/2022) pukul 06.15 WIB. Kecelakaan maut terjadi di jalur padat kendaraan itu. Akibatnya, lima korban tewas seketika.

Baca juga: Korban Tabrakan Simpang Rapak Berserakan di Tengah Jalan Ini Penampakannya

Bukan hanya itu, sejumlah korban juga mengalami luka berat sehingga harus dilarikan ke rumah sakit. Dari rekaman CCTV, terlihat truk melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menghajar belasan kendaraan yang tengah berhenti di Simpang Muara Rapak.



Kerasnya benturan, membuat kendaraan yang ada di depan truk tronton sampai terpental berhamburan di tengah jalan. Tak hanya kendaraan, para korban juga nampak berserekan di tengah jalan. Dalam video yang beredar, banyak korban kecelakaan maut ini sudah tak bergerak sesaat setelah dihantam truk tronton warna merah tersebut.

Baca juga: Arteria Dahlan Minta Maaf, Majelis Adat Sunda Tetap Lanjutkan Proses Hukum

Beberapa korban juga nampak terbaring di tengah jalan dalan kondisi penuh luka. Salah satu saksi mata, Udin menyebut, kejadiannya sangat cepat, tiba-tiba saja truk tronton yang melaju kencang menabrak seluruh kendaraan yang ada di depannya.

Udin sempat menyaksikan korban terseret truk hingga belasan meter dari lampu lalu lintas Simpang Muara Rapak. "Korban terseret usai terdengar suara benturan keras. Truk tronton melaju kencang dan menabrak seluruh kendaraan di depannya. Korbannya banyak, ada yang patah kaki, ada juga yang tidak sadarkan diri. Ada korban yang meninggal juga," tuturnya.

Baca juga: Disebut Terima Suap Rp2 Miliar, Ini Jawaban Polda Sumsel

Dirlantas Polda Kalimantan Timur, Kombes Pol. Sonny Irawan mengatakan, saat ini yang dilakukan masih fokus untuk mengevakuasi dan menolong para korban. "Bhabinkamtibmas juga telah bergerak ke rumah sakit-rumah sakit untuk menyisir keberadaan para korban," tuturnya.

Terkait penyebab kecelakaan maut tersebut, Sonny menegaskan, informasi sementara truk tronton bernomor polisi KT 9534 AJ tersebut mengalami rem blong, sehingga tak mampu berhenti saat ada lampu merah, dan menabrak kendaraan-kendaraan yang sedang berhenti karena lampu merah. Kendaraan yang tertabrak ada sekitar 5-6 mobil, dan 10 sepeda motor.
(eyt)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1626 seconds (10.177#12.26)