9.000 Kendaraan Serbu Kawasan Wisata Puncak Bogor saat Liburan Lebaran
Selasa, 01 April 2025 - 11:21 WIB
loading...
Sebanyak 9.000 kendaraan mendatangi kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Selasa (1/4/2025). Mereka yang tak mudik menghabiskan liburan Lebaran 2025 ke objek wisata berhawa sejuk itu. Foto: Putra Ramadhani Astyawan
A
A
A
BOGOR - Sebanyak 9.000 kendaraan mendatangi kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor sejak pagi, Selasa (1/4/2025). Mereka yang tak mudik menghabiskan liburan Lebaran 2025 ke objek wisata berhawa sejuk itu.
"Berdasarkan data kendaraan yang sudah masuk ke Jalur Puncak sampai pukul 07.00 WIB mencapai kurang lebih 9.000 kendaraan," kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto di Simpang Gadog, Selasa (1/4/2025).
Baca juga: Arus Lalin Hari Kedua Lebaran Meningkat, Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Dibuka
Pihaknya sudah menerapkan beberapa rekayasa lalu lintas mulai dari contraflow selepas Exit GT Ciawi menuju Sukabumi hingga skema ganjil genap kendaraan menuju kawasan Puncak.
"Secara visual antrean kendaraan bertambah kurang lebih 1,5 hingga 2 km menjelang Simpang Gadog, sehingga kami berlakukan rekayasa one way dari Jakarta menuju Puncak," ujarnya.
Sistem one way ini diberlakukan secara situasional tergantung kondisi arus lalu lintas. Apabila volume kendaraan sudah normal, maka Jalur Puncak akan kembali normal dua arah.
"Berdasarkan data kendaraan yang sudah masuk ke Jalur Puncak sampai pukul 07.00 WIB mencapai kurang lebih 9.000 kendaraan," kata KBO Satlantas Polres Bogor Iptu Ardian Novianto di Simpang Gadog, Selasa (1/4/2025).
Baca juga: Arus Lalin Hari Kedua Lebaran Meningkat, Contraflow KM 55-65 Arah Cikampek Dibuka
Pihaknya sudah menerapkan beberapa rekayasa lalu lintas mulai dari contraflow selepas Exit GT Ciawi menuju Sukabumi hingga skema ganjil genap kendaraan menuju kawasan Puncak.
"Secara visual antrean kendaraan bertambah kurang lebih 1,5 hingga 2 km menjelang Simpang Gadog, sehingga kami berlakukan rekayasa one way dari Jakarta menuju Puncak," ujarnya.
Sistem one way ini diberlakukan secara situasional tergantung kondisi arus lalu lintas. Apabila volume kendaraan sudah normal, maka Jalur Puncak akan kembali normal dua arah.
(jon)
Lihat Juga :