Minyak Goreng Satu Harga, Kadis P2KUKM Lutra Minta Warga Tidak Panic Buying

Jum'at, 21 Januari 2022 - 10:19 WIB
loading...
Minyak Goreng Satu Harga,...
Kadis P2KUKM Muh Kasrum saat memantau stok dan harga minyak goreng di retail modern pasca-kebijakan satu harga dari pemerintah pusat. Foto: Dok Pemkab Luwu Utara
A A A
LUWU UTARA - Pemerintah resmi mengimplementasikan kebijakan minyak goreng satu harga Rp14.000 per liter untuk semua jenis kemasan, mulai Rabu (19/1/2022). Kebijakan itu berlaku hingga enam bulan ke depan.

Pasca-penetapan tersebut, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (DP2KUKM) Lutra , Muhammad Kasrum, langsung melakukan pemantauan di sejumlah ritel modern dalam kota Masamba, sehari pasca-penerapan kebijakan.

Baca Juga: 153 Pejabat Administrator dan Pengawas di Luwu Utara Dilantik

Kasrum meminta warga tidak melakukan panic buying dengan memborong minyak goreng dalam jumlah besar. Toh, pasokan minyak goreng dipastikan tetap aman.

“Kita harap masyarakat tidak panik dengan memborong atau menimbun minyak goreng ,” tegas Kasrum, dalam keterangan persnya, Jumat (21/1/2022).

Ia mengatakan pemerintah provinsi akan mendistribusikan minyak goreng berbagai ukuran setiap harinya.

“Insya Allah, hasil koordinasi kami dengan Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan, setiap hari akan di-drop minyak goreng dengan berbagai ukuran,” terang Kasrum.

Sementara penjualan minyak goreng di pasar-pasar tradisional, akan diberikan waktu selambat-lambatnya satu minggu ke depan untuk melakukan penyesuaian harga ke Rp14.000 per liter.

Baca Juga: Bupati Luwu Utara Harap Inovasi Hasil KIPP Dapat Direplikasi

"Begitu juga dengan penjual di pasar tradisional, akan diberi kesempatan satu minggu ke depan untuk menjual minyak goreng yang dibeli di distributor dengan harga harga Rp14.000 per liter,” jelas Kasrum.

Ikut mendampingi Kadis P2KUKM dalam pemantauan ini, Sekretaris DP2KUKM, Kepala Bidang Pengendalian Barang Pokok dan Penting lainnya Hadijah serta Kepala Seksi Pengawasan Desy Aryanty Dhara.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Banjir Luwu Utara Bikin...
Banjir Luwu Utara Bikin 5 Desa Terisolasi 3 Bulan, Pemerintah Tutup Mata?
Jelang Lebaran 2024,...
Jelang Lebaran 2024, Pemprov Jabar Waspadai Lonjakan Harga Pangan
Bazar Ramadan di Kota...
Bazar Ramadan di Kota Jambi Diserbu Emak-emak, 10.000 Liter Minyak Goreng Ludes
MinyaKita Kosong di...
MinyaKita Kosong di 6 Distributor Sleman, DIY Bakal Distribusikan ke 8 Pasar
Harga Beras dan Minyak...
Harga Beras dan Minyak Goreng Melambung Tinggi, Puluhan Warga Rela Berdesakan saat Operasi Pasar
Harga Minyak Kemasan...
Harga Minyak Kemasan di Luwu Melambung, Pedagang Mengeluh
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Siap-siap! Lonjakan...
Siap-siap! Lonjakan Biaya Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Rekomendasi
Blunder Kiper, Meksiko...
Blunder Kiper, Meksiko Tundukkan Korea Selatan di Piala Dunia 2026
KAI Logistik Angkut...
KAI Logistik Angkut 6,8 Juta Ton Barang hingga Mei 2026, Terbanyak Batu Bara
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Berita Terkini
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Infografis
Israel Minta Warga Lebanon...
Israel Minta Warga Lebanon Mengungsi, Serangan Besar Dimulai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved