Diikuti 114 Peserta, PKPA Peradi Jakbar Pentingnya Kesadaran Menjadi Advokat Jujur dan Berkualitas
Kamis, 20 Januari 2022 - 23:26 WIB
loading...
A
A
A
“Semoga para peserta calon advokat yang telah mengikuti PKPA, diharapkan saat menjadi advokat nanti betul-betul memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat, khususnya kepada para pencari keadilan,” kata Genesius.
Sementara itu, Head of Business Law Department Binus University Ahmad Sofyan mengucapkan terima kasih dan berharap agar kedepan pihaknya dapat terus menjalin kerja sama penyelenggaraan PKPA dengan DPC Peradi Jakarta Barat. Utamanya adalah mencetak advokat yang memiliki kualitas dan kredibilitas yang mumpuni.
“Semoga kedepan Binus university dan DPC Peradi Jakarta Barat bisa terus menjalin kerja sama penyelenggaraan PKPA, maupun pelatihan dan seminar-seminar yang khususnya dapat mencetak advokat yang berkualitas dan memiliki kredibilitas yang mumpuni,” tutup Ahmad.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Otto Hasibuan mengingatkan, pentingnya mengedepankan nilai-nilai dasar kehidupan seperti kejujuran serta kompetensi yang berkualitas untuk menjadi seorang advokat. Baca juga: MA Sanksi 250 Hakim dan Aparatur Peradilan Sepanjang 2021
“Paradigma yang keliru berkembang saat ini, bagaimana advokat yang tergiur dengan kemewahan, padahal advokat yang merupakan profesi terhormat perlu mengedepankan hal-hal moril seperti kejujuran dan ketulusan serta kompetensi yang mumpuni untuk menjadi seorang advokat,” kata Otto.
Sementara itu, Head of Business Law Department Binus University Ahmad Sofyan mengucapkan terima kasih dan berharap agar kedepan pihaknya dapat terus menjalin kerja sama penyelenggaraan PKPA dengan DPC Peradi Jakarta Barat. Utamanya adalah mencetak advokat yang memiliki kualitas dan kredibilitas yang mumpuni.
“Semoga kedepan Binus university dan DPC Peradi Jakarta Barat bisa terus menjalin kerja sama penyelenggaraan PKPA, maupun pelatihan dan seminar-seminar yang khususnya dapat mencetak advokat yang berkualitas dan memiliki kredibilitas yang mumpuni,” tutup Ahmad.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Otto Hasibuan mengingatkan, pentingnya mengedepankan nilai-nilai dasar kehidupan seperti kejujuran serta kompetensi yang berkualitas untuk menjadi seorang advokat. Baca juga: MA Sanksi 250 Hakim dan Aparatur Peradilan Sepanjang 2021
“Paradigma yang keliru berkembang saat ini, bagaimana advokat yang tergiur dengan kemewahan, padahal advokat yang merupakan profesi terhormat perlu mengedepankan hal-hal moril seperti kejujuran dan ketulusan serta kompetensi yang mumpuni untuk menjadi seorang advokat,” kata Otto.
(mhd)
Lihat Juga :