Banjir Jakarta, Anggota DPRD DKI Kenneth Sorot Fungsi Sumur Resapan
Kamis, 20 Januari 2022 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 3 Fakta Jakarta Langganan Banjir, Nomor 3 Bikin Geram Menteri PUPR
Kent menilai program sumur resapan yang menjadi program unggulan Pemprov DKI nyata-nyata tidak efektif dalam menanggulangi banji. Kent pun menyarankan agar Gubernur DKI Anies Baswedan sering- sering berdiskusi dan bisa menindaklanjuti saran-saran yang diberikan oleh Anggota DPRD DKI Jakarta dalam menangani berbagai permasalahan di Ibu Kota. Terutama permasalahan paripurna yang tidak kunjung selesai, yaitu banjir.
"Saran atau masukkan yang diberikan anggota DPRD DKI bisa menjadi patokan untuk ditindaklanjuti, karena rata rata anggota Dewan lebih paham kondisi lapangan dan terjun langsung ke masyarakat melalui program reses (serap aspirasi masyarakat)," katanya.
"Temuan saya di lapangan waktu saya mengontrol banjir di beberapa rumah pompa di Jakarta Barat, bahwa masih banyak sampah yang menjadi tanggung jawab UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta yang tidak segera diangkat. Saya minta Petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup yang cara kerjanya seperti ini harus di evaluasi," lanjut anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu.
Kent menegaskan sudah selayaknya sampah di rumah-rumah pompa segera diangkat. Karena jika tidak segera diangkat, bisa menyangkut di mesin pompa dan bisa mengakibatkan kerusakan di mesin pompa sehingga mengakibatkan kinerja pompa tidak bekerja secara maksimal dalam menanggulangi banjir.
Ketua IKAL PPRA LXII Lemhannas RI ini menyarankan agar orang nomor satu di Jakarta segera melakukan pembenahaan infrastruktur demi menanggulangi banjir. Salah satunya membenahi sungai dengan melebarkan badan sungai dan saluran air. Lalu menata bantaran dengan memadukan pendekatan normalisasi dan naturalisasi.
Kent menilai program sumur resapan yang menjadi program unggulan Pemprov DKI nyata-nyata tidak efektif dalam menanggulangi banji. Kent pun menyarankan agar Gubernur DKI Anies Baswedan sering- sering berdiskusi dan bisa menindaklanjuti saran-saran yang diberikan oleh Anggota DPRD DKI Jakarta dalam menangani berbagai permasalahan di Ibu Kota. Terutama permasalahan paripurna yang tidak kunjung selesai, yaitu banjir.
"Saran atau masukkan yang diberikan anggota DPRD DKI bisa menjadi patokan untuk ditindaklanjuti, karena rata rata anggota Dewan lebih paham kondisi lapangan dan terjun langsung ke masyarakat melalui program reses (serap aspirasi masyarakat)," katanya.
"Temuan saya di lapangan waktu saya mengontrol banjir di beberapa rumah pompa di Jakarta Barat, bahwa masih banyak sampah yang menjadi tanggung jawab UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta yang tidak segera diangkat. Saya minta Petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup yang cara kerjanya seperti ini harus di evaluasi," lanjut anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta itu.
Kent menegaskan sudah selayaknya sampah di rumah-rumah pompa segera diangkat. Karena jika tidak segera diangkat, bisa menyangkut di mesin pompa dan bisa mengakibatkan kerusakan di mesin pompa sehingga mengakibatkan kinerja pompa tidak bekerja secara maksimal dalam menanggulangi banjir.
Ketua IKAL PPRA LXII Lemhannas RI ini menyarankan agar orang nomor satu di Jakarta segera melakukan pembenahaan infrastruktur demi menanggulangi banjir. Salah satunya membenahi sungai dengan melebarkan badan sungai dan saluran air. Lalu menata bantaran dengan memadukan pendekatan normalisasi dan naturalisasi.
Lihat Juga :