Serma HW Oknum TNI Penganiaya Tamu Lokalisasi di Merauke Tetap Diproses Hukum
Minggu, 16 Januari 2022 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya terjadi penganiyaan yang dilakukan oknum TNI sehingga berakibat sejumlah pengunjung Lokalisasi Yobar, Kelurahan Samkai, Distrik Merauke, Papua sempat dirawat di RSUD.
Dimana sebelumnya salah satu oknum TNI minum miras dan berkaraoke bersama dengan sejumlah tamu. Namun saat berkaraoke salah satu tamu memvideokan sang oknum. Lalu sang oknum tersebut meminta agar menghapus video yang direkam. Kemudian sang perekam menghapus rekaman videonya dan meninggalkan lokasi karaoke. Beberapa waktu kemudian sang perekam kembali ke lokalisasi karena diajak temannya untuk kembali karaoke dan membuka room sendiri.
Baca juga:Baca : Usai Karaoke, Oknum TNI Mengamuk Pukuli Tamu di Lokalisasi Yobar Merauke
Namun disaat bersamaan bertemu kembali dengan oknum TNI tersebut sehingga terjadi pemukulan. Tapi setelah memukuli sang perekam, oknum TNI tersebut langsung dikeroyok oleh teman-teman korban. Oknum TNI AD tersebut kemudian langsung menghubungi rekan-rekannya dan datanglah rekannya sebanyak empat orang sehingga terjadi penganiayaan tersebut terhadap sejumlah korban.
Mathias Tuhepary, Ketua RT 19/ RW 06 Kelurahan Sapukai tempat Lokalisasi Yobar membenarkan adanya keributan antara tamu lokalisasi dengan oknum Anggota TNI AD.
Dimana sebelumnya salah satu oknum TNI minum miras dan berkaraoke bersama dengan sejumlah tamu. Namun saat berkaraoke salah satu tamu memvideokan sang oknum. Lalu sang oknum tersebut meminta agar menghapus video yang direkam. Kemudian sang perekam menghapus rekaman videonya dan meninggalkan lokasi karaoke. Beberapa waktu kemudian sang perekam kembali ke lokalisasi karena diajak temannya untuk kembali karaoke dan membuka room sendiri.
Baca juga:Baca : Usai Karaoke, Oknum TNI Mengamuk Pukuli Tamu di Lokalisasi Yobar Merauke
Namun disaat bersamaan bertemu kembali dengan oknum TNI tersebut sehingga terjadi pemukulan. Tapi setelah memukuli sang perekam, oknum TNI tersebut langsung dikeroyok oleh teman-teman korban. Oknum TNI AD tersebut kemudian langsung menghubungi rekan-rekannya dan datanglah rekannya sebanyak empat orang sehingga terjadi penganiayaan tersebut terhadap sejumlah korban.
Mathias Tuhepary, Ketua RT 19/ RW 06 Kelurahan Sapukai tempat Lokalisasi Yobar membenarkan adanya keributan antara tamu lokalisasi dengan oknum Anggota TNI AD.
Lihat Juga :