ADD dan Dana Desa Kabupaten Maros Turun Rp18 Miliar
Jum'at, 14 Januari 2022 - 17:44 WIB
loading...
A
A
A
Idrus menjelaskan, penurunan ini tentu berimbas pada program pembangunan di desa. Sebab, dengan anggaran yang turun cukup signifikan, dikhawatirkananggaran tersebut habis hanya untuk alokasi anggaran gaji dan operasional desa, sementara program pembangunan tidak berjalan.
Baca juga:Bupati Resmikan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Maros
Sementara itu Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, anggaran yang mengalami penurunan ini merupakan imbas dari pandemi Covid-19 . Kondisi ini bukan hanya dialami Kabupaten Maros.
“Hampir semua daerah merasakan imbas dari pandemi ini, sehingga kita perlu merumuskan program yang betul-betul prioritas untuk dijalankan. Program yang mengarah pada kebangkitan ekonomi masyarakat,” papar mantan Ketua DPRD Maros ini.
Mengenai Dana Desa dan ADD yang turun dibanding 2021 lalu, Chaidir berharap pemerintah desa betul-betul memanfaatkan anggaran ini dengan baik. Mengingat terbatasnya anggaran sehingga program yang dilaksanakan harus tepat sasaran dan tidak asal membuat program.
Baca juga:Bupati Resmikan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Maros
Sementara itu Bupati Maros, AS Chaidir Syam mengatakan, anggaran yang mengalami penurunan ini merupakan imbas dari pandemi Covid-19 . Kondisi ini bukan hanya dialami Kabupaten Maros.
“Hampir semua daerah merasakan imbas dari pandemi ini, sehingga kita perlu merumuskan program yang betul-betul prioritas untuk dijalankan. Program yang mengarah pada kebangkitan ekonomi masyarakat,” papar mantan Ketua DPRD Maros ini.
Mengenai Dana Desa dan ADD yang turun dibanding 2021 lalu, Chaidir berharap pemerintah desa betul-betul memanfaatkan anggaran ini dengan baik. Mengingat terbatasnya anggaran sehingga program yang dilaksanakan harus tepat sasaran dan tidak asal membuat program.
Lihat Juga :