ITB Nobel Mulai Lirik Akreditasi Internasional
Jum'at, 14 Januari 2022 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
Badaruddin menjelaskan, penekanan lainnya yakni membangun pembelajaran yang atraktif. Menurutnya, kelas memang perlu dibuat menjadi nyaman dengan metode belajar yang menarik.
“Kita mulai dari melatih dosen kita membangun yang aktraktif. Kalau tidak mampu membangun kelas aktraktif yang berhadapan dengan generasi Z, mereka akan datang melongo dan tidak dapat apa-apa,” kata dia.
Baca juga:Sambangi Malino, Mahasiswa Modul Nusantara Bagikan Tempat Sampah
Badaruddin menambahkan, seluruh kegiatan yang akan dilakukan oleh ITB Nobel ini tidak bisa sukses tanpa adanya peran media. Sebab, media disebutnya menjadi salah satu wadah yang bisa turut membantu eksistensi mereka.
“Organisasi apapun itu pasti butuh simbiosis dengan media. Apalagi eranya begitu, pasarnya perguruan tinggi itu sekarang di generasi Z. Mereka yang 90 persen di gadgetnya, jadi media-media seperti SINDO tentu menjadi ruang bagi Nobel untuk menyebarluaskan informasi,” tukasnya.
“Kita mulai dari melatih dosen kita membangun yang aktraktif. Kalau tidak mampu membangun kelas aktraktif yang berhadapan dengan generasi Z, mereka akan datang melongo dan tidak dapat apa-apa,” kata dia.
Baca juga:Sambangi Malino, Mahasiswa Modul Nusantara Bagikan Tempat Sampah
Badaruddin menambahkan, seluruh kegiatan yang akan dilakukan oleh ITB Nobel ini tidak bisa sukses tanpa adanya peran media. Sebab, media disebutnya menjadi salah satu wadah yang bisa turut membantu eksistensi mereka.
“Organisasi apapun itu pasti butuh simbiosis dengan media. Apalagi eranya begitu, pasarnya perguruan tinggi itu sekarang di generasi Z. Mereka yang 90 persen di gadgetnya, jadi media-media seperti SINDO tentu menjadi ruang bagi Nobel untuk menyebarluaskan informasi,” tukasnya.
(luq)
Lihat Juga :