Gaji Terlambat Turun, DPRD KBB Nilai Pengelolaan Keuangan Daerah Buruk

Jum'at, 14 Januari 2022 - 15:52 WIB
loading...
Gaji Terlambat Turun,...
Ketua Komisi I DPRD KBB, Wendi Sukmawijaya. Foto/Dok.MPI
A A A
BANDUNG BARAT - Keterlambatan pembayaran gaji kepada ASN dan tenaga honorer di Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) memperlihatkan kinerja dari sebuah sistem yang tidak berjalan baik. Ketua Komisi I DPRD KBB, Wendi Sukmawijaya mengatakan kondisi itu terjadi bisa dikarenakan buruknya sistem informasi pembangunan paerah (SIPD) di KBB.

Seharusnya, kata dia, SIPD tidak jadi alasan pembayaran upah para ASN terlambat. Sebaliknya dengan sistem itu mestinya pekerjaan harus lebih cepat. "Kejadian ini menunjukkan buruknya pengelolaan keuangan daerah. TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) mestinya bisa lebih teliti karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak," ucapnya, Jumat (14/1/2022).

Politisi PKB ini menilai pemerintah daerah tidak boleh menganggap enteng mengenai gaji yang terlambat dibayarkan. Hal ini berkaitan dengan kebutuhan hidup yang bisa berdampak kepada kinerja pegawai di kantor. Baca juga:
Gaji PNS Rp9 Juta per Bulan, Kemenkeu: Coba Tanya ke KemenpanRB


Bisa saja bagi sebagian ASN telat gaji tidak masalah, tapi bagi tenaga honorer itu sangat dinantikan. Oleh karenanya, dengan alasan apapun juga ke depan jangan sampai ada lagi kejadian terlambat gaji seperti yang terjadi di bulan ini.

"Gaji ini ditunggu-tunggu, sekarang sudah tanggal 14 Januari belum cair. Coba pikirkan bagaimana pikiran tenaga honorer. Gaji ini kan sumber pemasukan inti buat hidup mereka," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jarak ke RS Capai 200...
Jarak ke RS Capai 200 Km, Legislator Perindo Fendi Yulianto Sumbang Ambulans untuk Warga Pesisir Selatan
Disanksi Imbas Merokok...
Disanksi Imbas Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal, Mohon Maaf
Gerindra Panggil Anggota...
Gerindra Panggil Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Bahas Stunting
Material Kompos di Klungkung...
Material Kompos di Klungkung Tercampur Plastik, Tika Winawan Desak Pengawasan Hulu hingga ke Hilir
Anggota DPRD Jabar Soroti...
Anggota DPRD Jabar Soroti Dugaan Praktik Tak Wajar di Perguruan Tinggi
Abrasi Dobo Ancam Hunian...
Abrasi Dobo Ancam Hunian dan Ekonomi Warga, Aleg Perindo Welhelm Kurnala Desak Perbaikan Talud
Prabowo: Gaji Hakim...
Prabowo: Gaji Hakim Naik Hampir 300%, Lebih Tinggi dari Singapura
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
Rekomendasi
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
Berita Terkini
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved