Circulate Capital Bantu Pengelolaan Sampah Plastik di Indonesia
Senin, 10 Januari 2022 - 17:59 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, CEO dan Pendiri Reciki, Bhima Aries Diyanto mengatakan, pihaknya sangat menanti bermitra dengan Circulate Capital dalam mengembangkan dan meningkatkan skala operasi pengelolaan sampah.
"Kami percaya solusi kami dapat mengubah industri pengelolaan sampah Indonesia, mengurangi krisis polusi plastik, dan memberikan nilai lebih dari bahan bekas, dengan langkah yang memberdayakan masyarakat lokal untuk menjadi bagian dari solusi," bebernya.
Sedikit informasi, Reciki didirikan pada 2019 sebagai solusi homegrown atau buatan lokal terhadap pengelolaan sampah yang memenuhi kebutuhan spesifik kota-kota di Indonesia, Reciki ingin mencapai ambisi zero waste to landfill melalui fasilitas pemulihan material atau material recovery facilities (MRF) terdepan.
Baca: Wakil Bupati Kaimana Viral, Pakai Celana Pendek Bersihkan Sampah Plastik di Selokan
Reciki memilah sampah yang berasal dari rumah tangga dan kawasan komersial, serta memulihkan bahan yang dapat didaur ulang, termasuk plastik, untuk dikembalikan ke dalam mata rantai daur ulang.
"Reciki saat ini mengoperasikan dua MRF di Lamongan, Jawa Timur, dan Badung, Bali," pungkasnya.
"Kami percaya solusi kami dapat mengubah industri pengelolaan sampah Indonesia, mengurangi krisis polusi plastik, dan memberikan nilai lebih dari bahan bekas, dengan langkah yang memberdayakan masyarakat lokal untuk menjadi bagian dari solusi," bebernya.
Sedikit informasi, Reciki didirikan pada 2019 sebagai solusi homegrown atau buatan lokal terhadap pengelolaan sampah yang memenuhi kebutuhan spesifik kota-kota di Indonesia, Reciki ingin mencapai ambisi zero waste to landfill melalui fasilitas pemulihan material atau material recovery facilities (MRF) terdepan.
Baca: Wakil Bupati Kaimana Viral, Pakai Celana Pendek Bersihkan Sampah Plastik di Selokan
Reciki memilah sampah yang berasal dari rumah tangga dan kawasan komersial, serta memulihkan bahan yang dapat didaur ulang, termasuk plastik, untuk dikembalikan ke dalam mata rantai daur ulang.
"Reciki saat ini mengoperasikan dua MRF di Lamongan, Jawa Timur, dan Badung, Bali," pungkasnya.
(hsk)
Lihat Juga :