Pariwisata Holistik di Manggarai, Merawat Budaya dan Religi
Sabtu, 08 Januari 2022 - 12:52 WIB
loading...
A
A
A
"Jika konektifitas terjadi maka dampaknya bisa dirasakan Manggarai Raya. Jika wisatawan datang lewat Labuan, kami akan beritahu bahwa ada destianasi dan produk wisata lain di Manggarai dan Manggarai Timur, begitupun sebaliknya" tegasnya.
Dukungan pengembangan pariwisata ini juga disampaikan Sekda Manggarai Timur, Bonifasius Hasundungan, ia mengatakan bahwa Pemda Manggarai Timur selalu mendukung perkembangan pariwisata di Labuan Bajo dan berharap kolaborasi lintas Kabupaten terus dilakukan sehingga sebagai satu kesatuan yaitu Manggarai Raya bisa menjadi satu destinasi.
Dalam kegiatan ini, Bupati Manggarai, Manggarai Barat, dan Sekda Manggarai Timur juga mengungkapkan bahwa kebijakan pariwisata yang sudah masuk dalam visi dan misi 5 tahun ke depan.
Pelaksanaannya memasukan nilai-nilai partisipasi masyarakat, tetap menjunjung tinggi budaya, dan berkelanjutan dengan memperhatikan lingkungan dan hal ini tentu senada dengan pariwisata holistik yang digagas Keuskupan Rutdng.
Di sisi lain BPOLBF juga mengkampanyekan dan mengutamakan pariwisata berkelanjutan dan inklusif dalam setiap kesempatan, kebijakan, dan kolaborasi yang dilakukan dengan kementerian dan lembaga terkait.
Selain itu terus melakukan berbagai pelatihan untuk peningkatan SDM sehingga partisipasi masyarakat dapat terus meningkat.
Dukungan pengembangan pariwisata ini juga disampaikan Sekda Manggarai Timur, Bonifasius Hasundungan, ia mengatakan bahwa Pemda Manggarai Timur selalu mendukung perkembangan pariwisata di Labuan Bajo dan berharap kolaborasi lintas Kabupaten terus dilakukan sehingga sebagai satu kesatuan yaitu Manggarai Raya bisa menjadi satu destinasi.
Dalam kegiatan ini, Bupati Manggarai, Manggarai Barat, dan Sekda Manggarai Timur juga mengungkapkan bahwa kebijakan pariwisata yang sudah masuk dalam visi dan misi 5 tahun ke depan.
Pelaksanaannya memasukan nilai-nilai partisipasi masyarakat, tetap menjunjung tinggi budaya, dan berkelanjutan dengan memperhatikan lingkungan dan hal ini tentu senada dengan pariwisata holistik yang digagas Keuskupan Rutdng.
Di sisi lain BPOLBF juga mengkampanyekan dan mengutamakan pariwisata berkelanjutan dan inklusif dalam setiap kesempatan, kebijakan, dan kolaborasi yang dilakukan dengan kementerian dan lembaga terkait.
Selain itu terus melakukan berbagai pelatihan untuk peningkatan SDM sehingga partisipasi masyarakat dapat terus meningkat.
(shf)
Lihat Juga :