Rahmat Effendi Terjaring OTT, Ridwan Kamil Angkat Tri Widhianto Plt Wali Kota Bekasi
Sabtu, 08 Januari 2022 - 06:35 WIB
loading...
A
A
A
Kang Emil juga meminta Tri Adhianto mengambil pelajaran dari peristiwa yang dihadapi Rahmat Effendi. Amanat yang saat ini diemban menurutnya harus berdampak baik kepada masyarakat di sisa masa jabatan kurang lebih dua tahun lagi. Baca juga: Tutup Tahun 2021, Kang Emil Resmikan Masjid Al-Barokah Islamic Center Cikadut
"Yang buruknya tidak boleh diulang, jangan diulang karena mencederai masyarakat. Tetap rendah hati, sabar, mungkin ada dinamika yang orang masih bingung atau menerka-nerka seperti apa ya dilayani diberi kesabaran saja. Cepat berbenah karena sisa jabatan tinggal 1,5-2 tahun," tandasnya.
Sementara itu, Plt Walkot Bekasi, Tri Adhianto mengakui, banyak pekerjaan rumah berkaitan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan janji politik yang harus diselesaikan. Permasalahan korupsi yang kini terjadi juga diakuinya membuat kinerja sempat terhambat.
"Saya hari ini mendapat arahan, bimbingan, dan langkah strategis yang harus saya lakukan dalam rangka terus melanjutkan pembangunan. Jadi, harus ada langkah progresif dan itu sudah disampaikan Pak Gubernur," terang dia.
"Diperlukan adalah konsolidasi dan tentu kita menunggu arahan secara umum yang dilakukan Pak Gub pada minggu depan. Kita nanti akan memiliki gerak langkah yang sama untuk kemudian kita bisa menyelesaikan persoalan, termasuk masalah psikologis yang hari ini melingkupi masyarakat dan aparatur yang ada di lingkungan Pemkot Bekasi," katanya.
"Yang buruknya tidak boleh diulang, jangan diulang karena mencederai masyarakat. Tetap rendah hati, sabar, mungkin ada dinamika yang orang masih bingung atau menerka-nerka seperti apa ya dilayani diberi kesabaran saja. Cepat berbenah karena sisa jabatan tinggal 1,5-2 tahun," tandasnya.
Sementara itu, Plt Walkot Bekasi, Tri Adhianto mengakui, banyak pekerjaan rumah berkaitan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan janji politik yang harus diselesaikan. Permasalahan korupsi yang kini terjadi juga diakuinya membuat kinerja sempat terhambat.
"Saya hari ini mendapat arahan, bimbingan, dan langkah strategis yang harus saya lakukan dalam rangka terus melanjutkan pembangunan. Jadi, harus ada langkah progresif dan itu sudah disampaikan Pak Gubernur," terang dia.
"Diperlukan adalah konsolidasi dan tentu kita menunggu arahan secara umum yang dilakukan Pak Gub pada minggu depan. Kita nanti akan memiliki gerak langkah yang sama untuk kemudian kita bisa menyelesaikan persoalan, termasuk masalah psikologis yang hari ini melingkupi masyarakat dan aparatur yang ada di lingkungan Pemkot Bekasi," katanya.
(don)
Lihat Juga :