Rahmat Effendi Terjaring OTT, Ridwan Kamil Angkat Tri Widhianto Plt Wali Kota Bekasi

Sabtu, 08 Januari 2022 - 06:35 WIB
loading...
Rahmat Effendi Terjaring...
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menyerahkan surat pengangkatan Tri Adhianto Plt Wali Kota Bekasi di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (7/1/2022).Foto SINDOnews
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat , Ridwan Kamil menyerahkan surat pengangkatan Tri Adhianto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Bekasi. Pengangkatan Tri Adhianto sebagai Plt Wali Kota Bekasi menyusul terjaringnya Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (5/1/2022) siang.

Dalam kesempatan itu, Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu meminta kinerja pegawai dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi tidak terganggu dengan masalah korupsi yang kini tengah ditangani KPK tersebut. Baca juga: Ridwan Kamil Parodikan Video Klip Noah, Sukses Hibur Warganet sampai Viral

Menurut Kang Emil, Tri Adhianto yang sebelumnya menjabat Wakil Wali Kota resmi menjadi Plt Wali Kota Bekasi setelah memenuhi seluruh persyaratan. Adapun penyerahan surat pengangkatan merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian yang tak ingin ada kekosongan jabatan terlalu lama.

"Hari ini (kemarin) Pak Wakil dipanggil ke Bandung karena kami tadi menyerahkan surat pengangkatan beliau sebagai Plt Wali Kota Bekasi. Dengan surat itu, maka beliau bisa melakukan pelayanan publik, menandatangani dokumen, hal yang bersifat hukum karena tidak boleh ada kekosongan (jabatan)," tutur Ridwan Kamil seusai penyerahan surat pengangkatan tersebut di Rumah Dinas Gubernur Jabar, Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (7/1/2022).

Lebih lanjut Kang Emil pun mengimbau semua pihak untuk menghargai proses hukum yang sedang dihadapi Rahmat Effendi. Dia pun berjanji untuk segera menyambangi para pejabat di Pemkot Bekasi.



"ASN Kota Bekasi untuk segera melakukan evaluasi kalau masih merasakan ada praktik yang melanggar etika hukum segera konsolidasi untuk diperbaiki. Awal minggu depan saya akan ke Kota Bekasi memberikan arahan kepada eselon II dan III di Kota Bekasi, membahas respons dan melanjutkan arah pembangunan sambil menguatkan bahwa kepemimpinan tidak boleh terkendala," tutur Kang Emil.

Kang Emil juga meminta Tri Adhianto mengambil pelajaran dari peristiwa yang dihadapi Rahmat Effendi. Amanat yang saat ini diemban menurutnya harus berdampak baik kepada masyarakat di sisa masa jabatan kurang lebih dua tahun lagi. Baca juga: Tutup Tahun 2021, Kang Emil Resmikan Masjid Al-Barokah Islamic Center Cikadut

"Yang buruknya tidak boleh diulang, jangan diulang karena mencederai masyarakat. Tetap rendah hati, sabar, mungkin ada dinamika yang orang masih bingung atau menerka-nerka seperti apa ya dilayani diberi kesabaran saja. Cepat berbenah karena sisa jabatan tinggal 1,5-2 tahun," tandasnya.

Sementara itu, Plt Walkot Bekasi, Tri Adhianto mengakui, banyak pekerjaan rumah berkaitan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan janji politik yang harus diselesaikan. Permasalahan korupsi yang kini terjadi juga diakuinya membuat kinerja sempat terhambat.

"Saya hari ini mendapat arahan, bimbingan, dan langkah strategis yang harus saya lakukan dalam rangka terus melanjutkan pembangunan. Jadi, harus ada langkah progresif dan itu sudah disampaikan Pak Gubernur," terang dia.

"Diperlukan adalah konsolidasi dan tentu kita menunggu arahan secara umum yang dilakukan Pak Gub pada minggu depan. Kita nanti akan memiliki gerak langkah yang sama untuk kemudian kita bisa menyelesaikan persoalan, termasuk masalah psikologis yang hari ini melingkupi masyarakat dan aparatur yang ada di lingkungan Pemkot Bekasi," katanya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
8 Pejabat RSUD Cilacap...
8 Pejabat RSUD Cilacap Diperiksa KPK, Telusuri Iuran THR Bupati Syamsul Auliya
KPK Periksa 9 Saksi,...
KPK Periksa 9 Saksi, Telusuri Pemberian Uang ke Bupati Gatut Sunu Wibowo
Bupati Gatut Sunu Diduga...
Bupati Gatut Sunu Diduga Peras Sekolah dan Kecamatan, KPK: Ada Harga untuk Jabatan Kasek dan Camat
KPK Ungkap Modus Bupati...
KPK Ungkap Modus Bupati Gatut Sunu Paksa Pejabat Tandatangani Pernyataan Mundur Tanpa Tanggal
Miris, Para Pejabat...
Miris, Para Pejabat Harus Utang demi Bayar Upeti Ke Bupati Gatut Sunu
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
OTT KPK di BPK Berujung...
OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Rekomendasi
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Agustina Arumsari Ditunjuk...
Agustina Arumsari Ditunjuk Jadi Juru Bicara BGN
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
7 Tantangan Zohran Mamdani...
7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved