Capaian Rendah, Bupati Maros Kembali Gencarkan Vaksinasi Door to Door
Jum'at, 07 Januari 2022 - 20:27 WIB
loading...
Seorang warga di Kota Makassar menerima suntikan vaksin Covid-19. Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
MAROS - Program vaksinasi door to door mulai digencarkan pekan depan di 14 kecamatan di Kabupaten Maros. Ini sebagai salah satu upaya percepatan realisasi target vaksinasi Covid-19 .
Hal ini disampaikan Bupati Maros, AS Chaidir Syam di sela-sela kegiatan vaksinasi TNI-Polri di Gedung Serbaguna Maros, Jumat (7/1/2022).
Baca juga:Cakupan Rendah, ASN di Maros Diwajibkan Bawa Lima Warga untuk Divaksin
Chaidir mengatakan, banyak warganya bekerja di luar Maros. Sehingga ketika ada kegiatan vaksinasi, mereka tak dapat hadir.
"Jadi bukan hanya yang tinggal di pelosok yang kesulitan datang ke lokasi vaksin. Tapi biasanya orang yang bekerja di luar Maros tak bisa hadir ke lokasi vaksin. Makanya pekan depan kita akan gencarkan program door to door itu di 14 kecamatan," ungkapnya.
Saat ini kata Chaidir , capaian vaksinasi di Maros berdasarkan data KPCPEN sudah di angka 67 persen.
"Kalau di data manual KTP, capaiannya sudah sekitar 71 persen. Karena memang kan banyak warga Maros yang bekerja di Makassar, jadi mereka melakukan vaksin di Makassar. Makanya kalau di data manual kita sudah di atas 70 persen. Tapi kalau KPCPEN masih 67 persen," aku mantan Ketua DPRD Maros ini.
Baca juga:Camat Tompobulu Tempuh Dusun Terjauh Demi Pastikan Warganya Divaksin
Pihaknya akan menggenjot agar capaian vaksinasi bisa nencapai target 70 persen. Sehingga bisa menyasar kalangan anak-anak.
"Kita juga berharap mudah-mudahan vaksinasi di kalangan anak juga bisa kita gencarkan minggu depan setelah mencapai 70 persen," jelasnya.
Sekadar diketahui, di Kabupaten Maros jumlah sasaran vaksinasi sebanyak 299.356 orang.
Baca juga: Antisipasi Joki Vaksin, Dinkes Wajo Perketat Screening
Dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Kesehatan Maros , dr Muhammad Yunus mengatakan, dalam program vaksinasi door to door ini nantinya, tim akan dibagi menjadi dua.
"Jadi di puskesmas itu kan ada 2 tim. Nanti satu tim ada yang stand by di titik yang telah ditentukan oleh Forkopimcam dan satu tim yang door to door untuk desa dan kelurahan yang telah mendata sasaran yang telah vaksinasi. Ini kita lakukan di 14 Kecamatan agar target bisa segera tercapai," jelas mantan Kapus Bantimurung ini.
Hal ini disampaikan Bupati Maros, AS Chaidir Syam di sela-sela kegiatan vaksinasi TNI-Polri di Gedung Serbaguna Maros, Jumat (7/1/2022).
Baca juga:Cakupan Rendah, ASN di Maros Diwajibkan Bawa Lima Warga untuk Divaksin
Chaidir mengatakan, banyak warganya bekerja di luar Maros. Sehingga ketika ada kegiatan vaksinasi, mereka tak dapat hadir.
"Jadi bukan hanya yang tinggal di pelosok yang kesulitan datang ke lokasi vaksin. Tapi biasanya orang yang bekerja di luar Maros tak bisa hadir ke lokasi vaksin. Makanya pekan depan kita akan gencarkan program door to door itu di 14 kecamatan," ungkapnya.
Saat ini kata Chaidir , capaian vaksinasi di Maros berdasarkan data KPCPEN sudah di angka 67 persen.
"Kalau di data manual KTP, capaiannya sudah sekitar 71 persen. Karena memang kan banyak warga Maros yang bekerja di Makassar, jadi mereka melakukan vaksin di Makassar. Makanya kalau di data manual kita sudah di atas 70 persen. Tapi kalau KPCPEN masih 67 persen," aku mantan Ketua DPRD Maros ini.
Baca juga:Camat Tompobulu Tempuh Dusun Terjauh Demi Pastikan Warganya Divaksin
Pihaknya akan menggenjot agar capaian vaksinasi bisa nencapai target 70 persen. Sehingga bisa menyasar kalangan anak-anak.
"Kita juga berharap mudah-mudahan vaksinasi di kalangan anak juga bisa kita gencarkan minggu depan setelah mencapai 70 persen," jelasnya.
Sekadar diketahui, di Kabupaten Maros jumlah sasaran vaksinasi sebanyak 299.356 orang.
Baca juga: Antisipasi Joki Vaksin, Dinkes Wajo Perketat Screening
Dikonfirmasi terpisah Kepala Dinas Kesehatan Maros , dr Muhammad Yunus mengatakan, dalam program vaksinasi door to door ini nantinya, tim akan dibagi menjadi dua.
"Jadi di puskesmas itu kan ada 2 tim. Nanti satu tim ada yang stand by di titik yang telah ditentukan oleh Forkopimcam dan satu tim yang door to door untuk desa dan kelurahan yang telah mendata sasaran yang telah vaksinasi. Ini kita lakukan di 14 Kecamatan agar target bisa segera tercapai," jelas mantan Kapus Bantimurung ini.
(luq)
Lihat Juga :