LPG Non Subsidi Naik, Waspadai Eksodus Penggunaan ke LPG 3 Kg
Jum'at, 07 Januari 2022 - 09:19 WIB
loading...
Imbas kenaikan LPG non subsidi yang terjadi mulai akhir tahun 2021 lalu dikhawatirkan terjadi peralihan penggunaan masyarakat besar-besaran ke gas 3 kilogram. Foto ilustrasi
A
A
A
CIMAHI - Imbas kenaikan LPG non subsidi yang terjadi mulai akhir tahun 2021 lalu dikhawatirkan terjadi peralihan penggunaan masyarakat besar-besaran ke gas 3 kilogram (kg).
Terkait hal tersebut, pihak Pertamina wilayah Cimahi melakukan pengawasan karena dikhawatirkan terjadi aksi borong gas 3 kg atau penimbunan di agen yang ingin meraih untung besar. Baca juga: Miris, Sambil Bawa Balita Pria Ini Curi Tabung Gas 3 Kg di Cengkareng
"Kami melakukan pengawasan untuk menghindari praktik penyimpangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya," kata Sales Branch Manager Rayon I Bandung PT Pertamina, Warih Wibowo saat dikonfirmasi, Kamis (6/1/2022).
Pihaknya tidak menampik jika potensi kelangkaan gas 3 kg bisa terjadi dengan beralihnya konsumen gas non subsidi ke gas subsidi 3 kg yang sebenarnya diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi kurang mampu.
Terkait hal tersebut, pihak Pertamina wilayah Cimahi melakukan pengawasan karena dikhawatirkan terjadi aksi borong gas 3 kg atau penimbunan di agen yang ingin meraih untung besar. Baca juga: Miris, Sambil Bawa Balita Pria Ini Curi Tabung Gas 3 Kg di Cengkareng
"Kami melakukan pengawasan untuk menghindari praktik penyimpangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya," kata Sales Branch Manager Rayon I Bandung PT Pertamina, Warih Wibowo saat dikonfirmasi, Kamis (6/1/2022).
Pihaknya tidak menampik jika potensi kelangkaan gas 3 kg bisa terjadi dengan beralihnya konsumen gas non subsidi ke gas subsidi 3 kg yang sebenarnya diperuntukkan bagi masyarakat ekonomi kurang mampu.
Lihat Juga :